Kabar Kalimantan

Upaya Gaet Investor, Airlangga Hartarto Promosikan Indonesia di Hadapan Pengusaha Ceko

SATUMANDAU Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mempresentasikan perkembangan industri Indonesia di depan para pengusaha Republik Ceko, Rabu (2/5/2018). Pada kesempatan tersebut, Airlangga ingin menggaet para pengusaha Ceko agar berinvestasi di Indonesia.

Suasana diskusi berlangsung hangat, dipimpin moderator asal Ceko bernama Peter. Moderator itu mengaku pernah bertemu dan mengenal ayah Airlangga yang merupakan Menteri Perindustrian di era Presiden Soeharto, yakni Hartarto Sastrosoenarto. “Perkembangan industri di Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo semakin maju,” kata Airlangga di hadapan para pengusaha Negeri Ceko tersebut.

Menurut Airlangga, Indonesia mengalami peningkatan Ease of Doing Business (EODB) terbesar selama dua tahun terakhir, dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Indonesia naik 34 peringkat, dari semula yang menempati urutan 106 pada EODB 2016. Sedangkan pada EODB 2018 peringkat Indonesia sudah berada di 72. Indonesia hanya kalah dari Brunei yang meningkat 41 peringkat, selama dua tahun terakhir.

Negara ASEAN lainnya, seperti Thailand dan Vietnam hanya mengalami kenaikan 20 dan 23 peringkat, sejak EODB 2016. Sedangkan Filipina turun 14 peringkat dan Malaysia turun 2 peringkat di EODB 2018. “Indonesia telah berhasil membangun lingkaran ekonomi yang membawa Indonesia ke salah satu ekonomi global terkemuka,” ucap Airlangga dalam forum tersebut.

Airlangga menuturkan, Indonesia menjadi tujuan investasi karena 15 tahun lagi atau sekitar tahun 2030, akan memasuki masa bonus demografi, di mana penduduknya akan didominasi oleh usia produktif. Kata dia, berkaca dari Jepang, China, Singapura dan Thailand, setelah memasuki masa bonus demografi, pertumbuhan ekonominya sangat tinggi.

“Kami juga sedang menerapkan kebijakan pembebasan pajak atau tax holiday. Tentu kami mengharapkan itu sebagai salah satu insentif untuk investor,” ujarnya. Airlangga juga memastikan kepada para pengusaha di Republik Ceko tersebut bahwa selama 15 tahun terakhir situasi politik di Indonesia sudah kondusif. “Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia,” ucap Airlangga.

 

sumber berita