Kilas Global

Trump Undang Putin Ke Amerika Serikat

SATUMANDAU – Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengundang Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Washington DC, Amerika Serikat.

Direktur Intelijen Nasional AS, Dan Coats, adalah salah satu orang yang terkejut dengan kabar Presiden Putin diundang ke Gedung Putih.

Di Forum Keamanan Aspen yang digelar di Colorado, acara dimana Dan Coats menjadi pembicara, seorang moderator menjadikannya sebuah percakapan untuk mendeskripsikan undangan tersebut.

“Katakan lagi,” kata Dan sambil memegang telinganya.

Ia kemudian mengambil nafas dalam-dalam dan melanjutkan, “baiklah”.

Lalu ia tersenyum dan mengatakan, “ini akan menjadi istimewa.”

Presiden Putin mengaku ia ingin Presiden Trump memenangi pilpres agar hubungan kedua negara kembali normal.

Presiden Putin mengaku ia ingin Presiden Trump memenangi pilpres agar hubungan kedua negara kembali normal.

Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer mengatakan Presiden Trump tidak seharusnya bertemu secara pribadi dengan Putin sampai warga Amerika mengetahui apa yang terjadi pada pertemuan pertama mereka di Helsinki awal pekan ini.

“Sampai kita tahu apa yang terjadi pada pertemuan selama dua jam di Helsinki, Presiden Trump seharusnya tidak lagi berinteraksi secara perorangan dengan Putin. Di Amerika Serikat, di Rusia, atau di mana pun,” kata Senator Schumer dalam sebuah pernyataan.

Baik Presiden Trump dan Presiden Putin mengaku pertemuan mereka di Helsinki sebagai sebuah kesuksesan.

Tetapi Presiden Trump telah mendapatkan reaksi keras di negaranya, karena sejumlah komentar yang ia buat setelah pertemuan dengan Presiden Putin, termasuk dukungan nyata Presiden Putin atas penilaian lembaga intelijen AS soal campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS di tahun 2016.

sumber berita