Nusantara

Romahurmuziy Kembali Dipanggil KPK, Elit PPP Pastikan Bakal Datang

SATUMANDAU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan ulang Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy, besok Kamis, 23 Agustus 2018. Ketua DPP PPP, Irgan Chairul Mahfiz, menyebut pemanggilan itu hal yang biasa.

“Saya kira wajar saja. Hal yang biasa saja dipanggil, karena untuk klarifikasi saja ya. Jadi tidak ada hal yang luar biasa di situ,” kata Irgan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 21 Agustus 2018.

Wakil Ketua Komisi IX DPR ini yakin Rommy sebagai warga negara pasti akan datang ke pemanggilan itu. Sementara ketika Rommy mangkir beberapa hari lalu karena berhalangan.

“Semua warga negara ketika dipanggil oleh institusi berkepentingan datang. Kemarin kebetulan berhalangan hadir saja, karena ada kegiatan di Jawa Tengah,” ujar Irgan.

Menurutnya, pemanggilan itu karena kapasitas Rommy sebagai ketua umum partai berlambang Kabah ini, bukan karena dugaan ada uang mengalir ke partai.

“Enggak ada (mengalir ke partai). Ini kan kebetulan ada beberapa yang diperiksa ya. Ada yang digeledah, kebetulan beberapa orang PPP. Pak Rommy hadir sebagai ketua umum,” kata Irgan.

Sebelumnya, Rommy hendak dipanggil lembaga anti rasuah itu terkait kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah. Rommy ingin dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi.

“Jadi kami harapkan pada tanggal 23 Agustus nanti yang bersangkutan (Rommy) dapat hadir dan dapat diperiksa sebagai saksi,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kawasan Kuningan Persada, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018.

 

sumber berita