Politik

Ria Norsan Paparkan Tiga Fokus Kinerja Di Desa Wajok Hilir

SATUMANDAU – Ratusan masyarakat bertatap muka dengan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kalbar, Drs. H Ria Norsan, MM, MH di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Senin (5/3) malam. Ria Norsan memaparkan tiga fokus kinerja Pasangan Calon (Paslon) Sutarmidji-Ria Norsan jika memimpin Kalbar.

“Tiga fokus kerja yang akan kami laksanakan adalah pembangunan dan pemerataan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Berbagai program kerja yang telah kami siapkan akan mewujudkan Kalbar Baru, Maju dan Sejahtera,” ungkap Ria Norsan Cawagub Kalbar Nomo Urut 3.

Di bidang infrastruktur, jelas Bupati Mempawah dua periode ini, Midji-Norsan membidik pembangunan jalan. Paslon nomor urut 3 ini akan melakukan pelebaran jalan hingga 12 meter guna memperlancar akses transprtasi lalu lintas di wilayah Kalbar.

“Kondisi infrastruktur jalan yang ada saat ini sudah kurang layak untuk mendukung aktivitas lalu lintas yang semakin padat. Maka, kami akan melebarkan jalan hingga 12 meter yang dapat menjangkau seluruh wilayah di Kalbar. Akses jalan ini akan menghubungkan wilayah perkotaan, kabupaten, kecamatan hingga pedesaan,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Norsan, Midji-Norsan juga fokus pada pembangunan bidang pendidikan. Midji-Norsan bertekad melakukan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah di Kalbar. Sebab, pendidikan merupakan pelayanan dasar yang harus diberikan oleh pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat. “Kami akan mendirikan sekolah-sekolah formal yang berkualitas unggul di seluruh pelosok di Kalbar. Jika ingin menciptakan generasi yang berkualitas, maka kita harus perbaiki dulu pendidikan,” pendapat Norsan.

Terakhir, imbuh Norsan, Midji-Norsan juga fokus pada pembangunan bidang kesehatan. Yakni dengan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan dan pemerataan pelayanan bagi seluruh masyarakat.

“Kami akan memberikan subsidi BPJS untuk masyarakat kurang mampu. Kita targetkan, seluruh rumah sakit di Kalbar harus modern, lengkap dan profesional. Kita juga akan bangun RSUD Soedarso hingga 12 lantai dengan tidak membeda-bedakan kelas pelayanan. Sehingga, tidak ada lagi kelas I, II dan III. Semua masyarakat harus mendapat pelayanan kesehatan yang sama dan maksimal,” pungkasnya sembari disambut aplus seluruh masyarakat yang hadir dalam acara tatap muka itu.

[ pontianakpost.co.id ]