Kabar Kalimantan

Resmi! Bupati Tabalong Cuti Mulai 15 Februari 2018

SATUMANDAU –  Suparman, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, memberikan pernyataan resmi bahwa Bupati Tabalong Anang Syakhfiani akan cuti mulai 15 Februari 2018. Cuti tersebut untuk melaksanakan kampanye pada Pemilihan Kepala Daerah 2018. “Surat cuti di luar tanggungan negara untuk Bupati Tabalong sudah kita terima dan masa cuti sejak 15 Februari sampai 23 Juni 2018,” jelas Suparman di Tanjung, Senin (5/2/2018).

Wakil Bupati Zony Alfianoor selanjutnya memegang jabatan Kepala Daerah, sebagai pelaksana tugas (PLt) karena Zony tidak mencalonkan diri dalam Pilkada Tabalong 2018. Hal tersebut disampaikan Suparman, dan berita tersebut juga tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 74 tahun 2016 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara bagi Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota.

Peraturan tersebut mengatur bahwa selama cuti di luar tanggungan negara, Bupati harus meninggalkan pendopo atau rumah dinas bupati termasuk kendaraan dinas serta fasilitas lainnya yang disediakan oleh negara untuk menunjang pekerjaannya sebagai bupati dan tidak boleh digunakan selama masa cuti.

Anang Syakhfiani pun membenarkan berita tentang kepastian cutinya mulai 15 Februari 2018 karena ia bersama bakal calon Wakil Bupati Mawardi akan mengikuti kampanye Pilkada. Sebagai petahana, Bupati Tabalong ini sudah tiga kali maju sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah di ‘Bumi Saraba Kawa’ ini dan pemilu tahun ini yang keempat bagi sebagai bakal calon bupati.

Sebelumnya, Anang Syakfiani berhasil menang pada pilkada 2014 berpasangan dengan Wakil Bupati Tabalong Zony Alfianoor dan maju kembali pada Pilkada 2018 namun, untuk kali ini resmi berpasangan dengan Mawardi, Ketua DPD Golkar Kabupaten Tabalong.

Pada Pilkada Tabalong 2018 ini ada empat bakal pasangan calon sudah mendaftarkan diri dan menunggu penetapan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong oleh KPU setempat pada 12 Februari 2018. Masing-masing dua paslon melalui jalur perseorangan, yaitu Winarto – Ali Sibqi dan Norhasani – Eddyan Noor Idur. Sementara dua paslon lainnya melalui jalur parpol yakni Anang Syakhfiani – Mawardi dan Noor Farida – Aspianoor.  [ / ]