Kabar Kalimantan

Relokasi Desa, Legislator Golkar Gumas Cari Solusi Mudahkan Proses Belajar

SATUMANDAU Proses Relokasi Desa Tumbang Lampahung yang sedang berlangsung, legislator Golkar Gunung Mas (Gumas) mencari solusi untuk memudahkan proses belajar disana, dikarenakan belum adanya sarana sekolah di lokasi yang baru.

Sebagaimana diketahui, Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) direlokasi ke tempat yang aman, karena lokasinya rawan terkena bencana banjir. Proses relokasi tersebut sudah dimulai pada pertengahan tahun 2017 dengan pembangunan rumah di lokasi yang baru. Rencananya, warga Desa Tumbang Lampahung akan mendapatkan lokasi baru, yang tempatnya ke arah jalan Kuala Kurun-Sepang Simin.

Sebenarnya, saat ini sudah banyak masyarakat yang menempati rumah di tempat yang baru. Hanya sayangnya, di tempat baru tersebut belum dibangun sarana sekolah. Menghadapi kenyataan itu, para pelajar yang sudah berpindah ke tempat baru bersama orangtuanya, harus menyeberangi Sungai Kahayan untuk menuju ke sekolah mereka.

Pada Rabu (17/1/2018), Herbert Y Asin melakukan peninjauan di dua lokasi untuk mencari solusi terbaik bagi para pelajar tersebut agar mereka dapat menjalani proses belajar mengajar dengan baik. “Dalam kegiatan hari ini, saya meninjau SD di Desa Tewang Pajangan dan Desa Tanjung Riu untuk mencari solusi bagi pelajar di tempat relokasi supaya memudahkan mereka sekolah,” demikian Herbert  memberikan keterangan.

Menurut anggota DPRD Gunung Mas ini, hasil pertemuan dengan pihak sekolah di Desa Tanjung Riu, pihak sekolah bersedia menerima titipan bila ada pelajar ditempat relokasi yang ingin sekolah ke Desa Tanjung Riu.  “Saat ini cukup banyak pelajar di tempat relokasi sekolah dengan perahu menyebrangi Sungai Kahayan ke Desa Tumbang Lampahung. Bila pelajar kususnya yang masih kecil, bisa sekolah titipan di Desa Tanjung Riu, meski pun data mereka masih di sekolah sebelumnya,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, bahwa saat pembahasan APBD 2018, dirinya telah mengusulkan untuk membangun sekolah di tempat relokasi warga Desa Tumbang Lampahung. Namun sayangnya, usulan tersebut tidak dapat dipenuhi pada tahun 2018. Legislator Golkar ini berharap, pada tahun 2019 nanti, pembangunan sekolah di lokasi baru dapat terwujud.  {****}