Nusantara

Puji Kaltim Methanol Industri, Menperin Airlangga Sebut Perusahaan Industri Kimia yang Sustainable

SATUMANDAU – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjadi pembicara di acara ulang tahun ke-27 PT Kaltim Methanol Industri (KMI), Selasa malam (24/4). Acara digelar di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Pada kesempatan tersebut Airlangga mengapresiasi apa yang telah diraih oleh PT KMI. Airlangga menyebut, PT KMI ini sudah banyak berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian nasional, terutama di bidang industri kimia.

Menurut Airlangga Hartarto, salah satu yang patut dicontoh adalah bahwa KMI merupakan salah satu perusahaan di industri kimia yang sustainable atau berkelanjutan. “Merupakan kebanggaan untuk hadir di sini untuk selebrasi. Terutama dalam 20 tahun beroperasi, KMI ini berkontribusi profit,” kata Airlangga. Selain untuk kebutuhan nasional, methanol yang diproduksi PT KMI sudah diekspor ke berbagai negara seperti, Jepang, Korea, China dan Taiwan.

Menurut Airlangga, saat ini industri kimia menjadi salah satu dari lima percontohan yang didorong untuk memasuki revolusi industri 4.0. “Methanol merupakan produk industri kimia dasar, yang sangat strategis. Sehingga ketersediaan gas alam sebagai bahan baku perlu dapat dukungan pemerintah,” ucapnya.

 

 

Presiden Komisaris PT Kaltim Methanol Industri Evita Legowo mengatakan bahwa perusahaannya sudah berhasil memproduksi methanol grade AA sebesar 2.000 metrik ton per hari, atau 660 ribu metrik ton per tahun. PT KMI sendiri sudah mengekspor sebesar 55 persen produknya atau sebesar 360 ribu metrik ton ke beberapa negara. “Dengan lokasi pabrik dan pelabuhan yang strategis, PT KMI dapat mencapai pelanggan dengan cepat, leluasa dan harga kompetitif,” tutur Evita.

Evita menambahkan, sejak Agustus 2005, PT KMI telah menerapkan sistem manajemen terintegrasi, dan dalam pelaksanaannya telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001/2008 di bidang mutu. ISO 14001/2004 di bidang lingkungan dan OHSAS 18001/2007 di bidang kehormatan Bendera Emas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari Pemerintah RI. “Kami memiliki pabrik dengan teknologi dan manajemen canggih terintegrasi yang mengedepankan mutu, kualitas methanol yang dihasilkan,” ucapnya.

 

sumber berita