Nusantara

Politik di CFD, Langkah PKS Dinilai Meresahkan

SATUMANDAU – Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest Tanudjaja mengkritik anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menggelar kegiatan politik pada car free day (CFD) di Jakarta. Dia menilai PKS telah meresahkan masyarakat.

Massa melakukan deklarasi #2019GantiPresiden (Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez)

“Tindak tanduk PKS yang bukan partai kemarin sore ini meresahkan kita. Atas nama demokrasi, hukum telah dilanggar,” kata Rian dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Minggu, 6 Mei 2018. Rian menuturkan dalam Pergub DKI Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Pasal 7 sudah jelas dituliskan. HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

Dia mengatakan, jika ingin melakukan kegiatan politik di area CFD, PKS mesti lebih dulu mengajukan revisi Pergub ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau melalui judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK). “Kedua institusi ini harus pertimbangkan dengan matang, dampak dari bolehnya CFD menjadi ajang politik praktis, di tengah gencarnya politisi melakukan kampanye negatif,” tutur Rian.

Rian menilai, pendapat politik dan pesan politik melalui tagar ganti presiden ataupun kaus ganti presiden merupakan hak PKS. Namun, ruang publik perlu tentram dan nyaman bagi setiap warga DKI Jakarta. “Kepada PKS dan seluruh pihak-pihak penyelenggara acara serupa. Ada cara lebih terhormat dan mendidik masyarakat. Bukan mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan anarkis (melanggar hukum),” ucap Rian.

Dia menambahkan Indonesia adalah sebuah negara demokrasi. Warga bisa menyampaikan pandangan politik dan kritik. Tidak ada pihak manapun yang bisa memaksakan pandangan politik terhadap seseorang. “Namun perlu dicatat, Indonesia juga adalah negara hukum. Artinya kebebasan menyampaikan aspirasi politik juga harus tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Rian.

Diberitakan, ratusan orang yang tergabung dalam Relawan Nasional melakukan deklarasi akbar #2019GantiPresiden di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu, 6 Mei 2018. Dalam kegiatan itu, hadir pula Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

 

sumber berita