Nusantara

Perempuan Golkar Terus Dorong Kemajuan Perempuan

SATUMANDAU – Kelompok perempuan memiliki cara mereka masing-masing untuk memberikan dorongan atau tekanan kepada lingkungan sekitar agar terwujud kemajuan dalam kehidupan dan nasib perempuan, misalnya menantang bias, atau meningkatkan partisipasi perempuan. Bagi Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), perjuangan mendorong keterwakilan perempuan dalam politik yang bermakna, akan menjadi ujung tombak perjuangannya.

Hari Perempuan Internasional, yang diperingati setiap tanggal 8 Maret pertama kali dicetuskan pada tahun 1911 untuk menarik perhatian publik pada isu pemberian hak suara perempuan dan kemudian diadopsi oleh PBB sebagai perayaan resmi.

Kini sudah banyak kemajuan tidak hanya dalam hak pilih namun juga hak partisipasi politik secara luas, tetapi perempuan masih belum memegang porsi memadai dalam jumlah kursi di parlemen. Karena itulah hari perempuan masih menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Tak hanya dalam perjuangan partisipasi politik perempuan namun juga berbagai isu yang masih dihadapi perempuan saat ini seperti diskriminasi, kekerasan, dll

Di hari Perempuan International tahun 2018 ini Perempuan Partai Golkar berkomitmen untuk secara sungguh-sungguh melaksanakan 4 program unggulan di Tahun Politik dalam tajuk besar:
1. Penguatan Kapasitas Diri Kader. Agar perempuan meningkat kapasitasnya dalam berpolitik, memiliki integritas dan keberpihakan kepada sesama kaumnya.
2.Penguatan Partai dan Politik agar lebih sensitif gender dan membuka ruang yang lebih luas bagi keterwakilan dan kepemimpinan perempuan dalam pengambilan kebijakan publik.
3.Penguatan Kebijakan untuk Kesejahteraan Kaum Perempuan, melalui advokasi berbagai perundang-undangan, untuk menjamin agar tidak ada aturan yang bakan berdampak negatif dan diskriminatif kepada kaum perempuan.
4.Penguatan Konstituen dan Pemilih Perempuan agar bisa menjadi pemilih cerdas dan menjadi motor untuk mendorong gerakan anti politik uang dalam politik.

Untuk merealisasikan keempat hal tersebut KPPG membentuk Klinik-Klinik Pendampingan Caleg Perempuan dan Lembaga Pelayanan dan Advokasi Hak-Hak Perempuan di seluruh Indonesia. Kedua lembaga akan berfungsi semacam sarana bagi siapa saja yang ingin berkonsultasi dan mendapatkan bantuan atau fasilitasi jika membutuhkan informasi atau menghadapi masalah terkait pemilu dan terkait hak-hak perempuan.

Dalam kesempatan ini, KPPG menyerukan kepada seluruh perempuan Partai Golkar agar terus konsisten dalam mendorong kemajuan perempuan.

Jakarta, 8 Maret 2018
Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP
Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG)