Nusantara

Partai Golkar Paling Banyak Sumbang Calon Perempuan di Pilkada 2018

SATUMANDAU – Ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018 nanti telah semakin dekat. Partai golkar melalui organisasi sayapnya, yaitu Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menyatakan siap mengawal para kader perempuan Partai Golkar dan memenangkan Pilkada serentak nanti. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua organisasi sayap tersebut.

Hetifah Sjaifudian,  Ketua organisasi sayap Partai Golkar Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), dalam keterangannya pada Rabu (21/2/2018) mengatakan bahwa sejak awal organisasi yang dipimpinnya telah berkomitmen mendorong munculnya kader perempuan terbaik yang ada di Partai Golkar untuk maju pada Pilkada 2018.

Sebagai gambaran, pada Pilkada serentak tersebut, terdapat 101 calon kepala daerah dan wakil kepala daerah perempuan. Dari total jumlah tersebut, terdapat dua calon gubernur, 31 calon bupati dan 16 calon walikota, lima calon wakil gubernur, 28 calon wakil bupati dan 19 calon wakil walikota.

Yang membanggakan, Dari jumlah tersebut, legislator Partai Golkar ini mengatakan bahwa Partai Golkar paling banyak menyumbangkan calon perempuan untuk berpartisipasi dalam Pilkada nanti. “Dari total 101 perempuan yang maju di Pilkada 2018 ini, Golkar mengusung 38 calon baik kepala daerah maupun wakil kepala daerah. Dan, ini adalah jumlah terbanyak dibanding partai lain,” demikian kata Hetifah.

Politisi perempuan Partai Golkar yang berlatar belakang peneliti dan juga aktivis kampus saat menuntut ilmu di perguruan tinggi ini mengatakan, selain mengusung perempuan, Golkar juga berkomitmen memenangkan calon-calon perempuan untuk menjadi kepala dan wakil kepala daerah di Pilkada tahun 2018 ini.

Sosok anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur ini, dari 38 calon yang diusung Partai Golkar, 20 perempuan sebagai calon kepala daerah dan 18 perempuan sebagai calon wakil kepala daerah. “Kami dari KPPG tidak hanya sekadar mengusung pencalonan tetapi juga siap mengawal pemenangan pasangan calon yang kami dukung.” lanjut perempuan kelahiran Jakarta 53 tahun silam tersebut.

Perempuan yang diusung Partai Golkar bersama koalisinya antara lain: Khofifah Indar Parawansa (Jawa Timur), Nurul Arifin (Bandung), A Kartini (Binjai), Desy Natalia Widya (Nganjuk), Asmani Arief (Kolaka), Pupu Sari Rohayati (Kabupaten Bandung Barat), Ice Suryana {Lampung Utara), Rachmatika Dewi Yustitia (Makassar), Emmy Tallesang (Kabupaten Luwu), Endang Kusumawati (Pangkal Pinang), Eva Fransina Balubun (Kota Tual) dan Fatmawati Rusdi untuk Kabupaten Sidereng Rappang.

Hetifah Sjaifudian mengatakan bahwa pencalonan di Pilkada kali ini masih didominasi laki-laki. Menurut data untuk Pilkada 2018 terdapat 1.039 calon baik kepala maupun wakil kepala daerah dan hanya ada 101 calon perempuan. “Ini artinya calon perempuan hanya 8,85 persen dari total yang mencalonkan. Semoga angka ini bisa terus meningkat ke depan.” Harapannya, perempuan yang dapat perpartisipasi akan semakin bertambah, baik jumlah dan juga kualitasnya.

[ ### ]