Politik

Pacu Kreativitas dan Inovasi, Fairid Naparin-Umi Mastikah Rangkul Milennials

SATUMANDAU Demi memacu kreativitas dan inovasi, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin-Umi Mastikah mendekatkan diri dan merangkul millenials, generasi muda mas kini. Keduanya sepakat bahwa  pemuda adalah calon masa depan bangsa. Terlebih, pasangan nomor urut tiga (3) ini pun dianggap sebagai representasi generasi muda.

Fairid Naparin mengungkapkan harapannya agar pemuda dapat ikut serta dalam kontestasi Pilkada Palangka Raya dan menyalurkan kemampuan demi kemajuan, kerukunan dan kesejahteraan untuk semua. Menurutnya, Pemuda memiliki kreativitas dan membutuhkan kesempatan untuk menunjukkannya. “Pemuda memiliki kreativitas, inovasi dan kemampuan yang perlu diberikan ruang dan kesempatan untuk berkonstribusi di pembangunan kemajuan Kota Palangka Raya,” demikin jelas Fairid Naparin.

Dalam acara diskusi bersama Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kalteng dan BM PAN Kota Palangka Raya, baru-baru ini, Fairid Naparin mengatakan, bahwa dirinya dan Umi Mastikah maju di Pilkada Palangka Raya dapat dilihat sebagai bukti bahwa pemuda mampu mengambil peran nyata di pembangunan, baik berkontribusi bagi Kota Palangka Raya, bagi Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan di tingkat nasional.

Bahkan, duet pengusaha muda dan politisi perempuan ini diusung oleh koalisi besar, gabungan Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PPP, serta didukung PKS, Perindo, PKPI, PBB, Partai Garuda dan Partai Idaman. Menurut Fairid Naparin, dirinya bersama Umi Mastikah adalah garis depan dalam membangun Palangka Raya. “Karena itulah, bagi pasangan Fairid-Umi, generasi muda adalah garis depan untuk membangun Kota Palangka Raya. Kami, pasti akan merangkul generasi muda,” demikian pemaparan Fairid Naparin.

Sosok kader Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kalteng ini mengatakan, bahwa dengan merangkul generasi muda maka pihaknya juga mensosialisasikan tentang hak pilih. Apalagi, memang tidak bisa dipungkiri ada persepsi yang mengatakan pemuda cenderung tidak peduli dan tidak mau berpartisipasi di ajang Pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Fairid Naparin mengatakan generasi muda harus dipersiapkan sedini mungkin. “Generasi muda mesti dipersiapkan sedini mungkin. Agar mereka bisa ikut andil dan mengawasi proses pembangunan di daerah. Mereka juga diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sesuai minat dan bakatnya,” demikian lanjut Fairid Naparin. Merangkul generasi muda untuk berkarya sesuai minat dan bakatnya. Sehingga, bisa berkonstribusi aktif di pembangunan Kota Palangka Raya.

Fairid Naparin-Umi Mastikah melihat pemuda sebagai aset bangsa dan generasi penerus, dan sudah seharusnya turut dilibatkan dalam pembangunan di daerah. Dengan demikian, pemerintah sudah semestinya merangkul generasi muda, generasi millenials. Caranya dengan memberikan ruang untuk berkarya, berinovasi serta ruang publik bagi pemuda menunjukkan hasil ciptanya seraya menjadi tempatnya untuk belajar memahami dan mencintai Kota Palangka Raya.  [@@@]