Kabar Kalimantan

Nekad Maju Jalur Independen, Ketua Golkar Palangka Raya Akan Dipecat?

SATUMANDAU Masih tetap nekad maju lewat jalur independen. Nah, apakah Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya akan dipecat?

Pertanyaan tersebut muncul setelah sebelumnya, Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya H Rusliansyah mendaftarkan diri melalui jalur independen ke KPU Kota Palangka Raya bersama Rogas Usop. Sebenarnya tidak ada yang salah, karena tiap individu memiliki hak untuk maju dan mencalonkan diri sebagai bakal calon Walikota Kota Palangka Raya.  Namun, Partai Golkar telah menetapkan calon lain untuk maju dalam ajang tersebut.

Imbas dari tindakan yang dianggap mbalelo tersebut tentu akan ada konsekuensinya sendiri. Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, H Rusliansyah terancam disanksi oleh DPD Partai Golkar Provinsi Kalteng. Pasalnya, pendaftaran H Rusliansyah sebagai bakal calon walikota bertentangan dengan aturan partai yang telah mengeluarkan rekomendasi untuk Fairid Nafarin.

Beberapa waktu yang lalu, pada Senin (28/8/2017) Partai Golkar telah mengumumkan bakal calon Walikota Palangka Raya. Surat resmi dari DPP Partai Golkar dengan nomor B- 1254/Golkar/VIII/2017, dengan klasifikasi konfidensial atau rahasia telah diumumkan. Perihal surat tersebut adalah penetapan nama calon Kepala Daerah Kota Palangka Raya. Penetapan nama Partai Golkar telah jatuh kepada Fairid Nafarin.

Surat resmi dari DPP Partai Golkar tersebut ditandatangani oleh Ketua Harian H AM Nurdin Halid dan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham. Penetapan Fairid Nafarin sebagai figur calon wali kota Palangkaraya tersebut telah melalui berbagai survei oleh DPP Partai Golkar, baik internal maupun eksternal juga oleh lembaga independen lainnya.

Fairid Naparin SE, adalah sosok muda yang namanya semakin melejit dari berbagai kegiatan dan aktivitasnya sebagai ketua KNPI Kalteng dan bendahara Partai Golkar Kalteng. Selain Partai golkar, PKB juga telah mengusung sosok ini sebagai calon untuk maju pada Pilkada serentak 2018 nanti.

Palangka Raya

Suhartono Firdaus

 

Langkah H Rusliansyah maju melalui jalur independen mendapatkan tanggapan dari Sekretaris DPD Golkar Kalteng, Suhartono Firdaus, pada Sabtu (25/11). Dalam tanggapannya, suhartono menegaskan bahwa Partai Golkar akan bersikap dan menegakan aturan. Rencananya, pada Senin (27/11/2017) DPD Golkar Kalteng akan rapat untuk mengambil langkah terhadap H Rusliansyah.

Rencana menggelar rapat untuk membahas sikap Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya tersebut adalah sesuai intruksi Ketua DPD Golkar Provinsi Kalteng, H. Ruslan. Suhartono mengatakan, sanksi yang akan dijatuhkan kepada H Rusliansyah akan menunggu hasil rapat. Sanksi yang akan dijatuhkan pun bervariasi, mulai sanksi ringan sampai dengan yang paling berat, yaitu pemecatan dari keanggotaan Partai Golkar. [###]