Nusantara

Nah! Ternyata Melayu Lebih Tua dari China

SATUMANDAU Ternyata, pemahaman bahwa nenek moyang Melayu berasal dari China (Yunan) mungkin adalah sebuah pemahaman yang salah. Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Sangkot Marzuki menjelaskan, dari pemetaan genetika yang dilakukan 99 ahli genetika di Asia, terungkap bahwa orang Melayu lebih tua dibandingkan dengan orang China. Khususnya Yunan yang selama ini dianggap sebagai nenek moyang umumnya orang Indonesia.

 

Ras Melayu secara genetika memiliki ciri adanya hemoglobin Malay yang tak dimiliki ras lain

Ras Austronesia, termasuk orang Melayu, lebih dulu ada dibandingkan dengan ras Chinotis-Belan, yaitu ras yang berbahasa China/Mandarin.

Budayawan Melayu, Tengku Nasaruddin Said (Tenas) Effendy mengingatkan, sekarang kehidupan budaya Melayu semakin berat karena menghadapi intervensi budaya luar yang belum tentu serasai dan sejalan dengan nilai asas budaya Melayu. Kehidupan masa kini dan masa depan yang semakin terdedah, semakin membuka peluang terjadinya pergeseran, perubahan, dan pengikisan nilai budaya Melayu.

Sangkot, yang menjadi bagan dari ahli getika di Asia Timur menyebutkan, Melayu merupakan ras perpaduan. Ras Melayu secara genetika memiliki ciri adanya hemoglobin Malay yang tak dimiliki ras lain.

[ sumber ]