Nusantara

Miras Oplosan Kembali Cabut Nyawa

SATUMANDAU Ditengah maraknya razia peredaran minuman keras (Miras) oplosan yang digelar jajaran kepolisian, korban akibat miras oplosan justru terjadi lagi. Kali ini, Suyanto (42) warga Gresik yang numpang tinggal di rumah temannya di Jalan Padat Karya, Komplek Perdana Mandiri Blok C3, diduga meninggal usai menenggak alkohol yang dicampur dengan minuman suplemen dan air putih.

Dari keterangan Heru (34) yang merupakan teman yang menampung tinggal korban, kejadian itu berawal saat mereka menggelar pesta miras beserta seorang gadis anak tetangga bernama Amelia (18) pada hari Sabtu, (14/4/2018). Korban yang dua hari sebelumnya juga menenggak miras oplosan sejenis bersamanya mengeluhkan sakit pada dadanya usai pesta miras itu berakhir.

“Berturut-turut selama tiga hari itu kita minum Aldo (alkohol doang) dicampur Kuku Bima, pada hari ke tiga ini usai minum Yanto ini mengeluh dadanya sakit,” ungkap Heru. Karena sakit yang dirasanya semakin hebat dengan disertai dengan muntah-muntah, akhirnya korban diantar rekannya ke RSUD Moch Ansyari Saleh untuk mendapatkan perawatan pada Selasa (17/4/2018) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita.

“Satu hari setelahnya sakitnya kayaknya makin parah dan sampai muntah-muntah, akhirnya saya antar dia ke rumah sakit,” lanjut Heru. Setelah sempat mendapatkan perawatan korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 12.45 Wita di RSUD Moch Ansyari Saleh Banjarmasin. Karena hingga sore tidak ada pihak keluarga yang mengurus jenazah dan pihak yang bertanggung jawab.

Akhirnya pihak RSUD Moch Ansyari Saleh melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Utara. Sementara itu Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Madyo Pranowo melalui Kasi Humas, Aiptu Agus S membenarkan adanya kejadian tersebut dalam wilayah hukumnya. “Benar kita mendapatkan laporan atas adanya kejadian tersebut dan saat ini kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk dilakukan penyelidikan,” tandas Agus.

 

sumber berita