Politik

Midji-Norsan Berjaya di Kalbar 2018, Target Konkret dan Utama Golkar

SATUMANDAU  Membawa Midji-Norsan Berjaya di Pilgub Kalbar 2018, adalah target konkret dan utama Partai Golkar. Hal ini demi perubahan lebih baik di Provinsi Kalimantan Barat. Maman Abdurahman menegaskan target Partai Golkar di tahun 2018 adalah memenangkan bakal pasangan calon (bapaslon) Sutarmidji dan Ria Norsan pada Pilgub Kalbar tahun ini.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar sekaligus Wasekjen Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan ini menjelaskan, bahwa target tersebut adalah hal konkret dan utama dari DPP Partai Golkar. Maman menjelaskan demikian pada Selasa (2/1/2018). “Target konkret dan utama Partai Golkar di tahun 2018 adalah memenangkan pasangan Sutarmidji dan Norsan.”

Dalam penegasannya, Maman Abdurahman mengatakan bahwa persetujuan Partai Golkar mengusung Midji-Norsan adalah keputusan akhir DPP. “Golkar sudah final dukung Midji dan Norsan,” demikian tegas Maman.

Selama ini, status quo yang berkembang di Provinsi Kalimantan Barat semakin mengkhawatirkan masyarakat. Menurut Maman Abdurahman, kondisi status quo kekuasaan di Provinsi Kalimantan Barat ini harus segera diganti. Pergantian ini harus dilakukan, agar dapat mewujudkan perubahan. Salah satu semangat perubahan ini, dimulai dengan kemunculan pemimpin baru yang dapat membawa angin segar di masyarakat, dan dapat membawa pemerataan pembangunan.

Wilayah Kalbar yang luas membutuhkan pemerataan pembangunan. Solusi untuk mencapai pemerataan pembangunan itu adalah dengan melakukan pemekaran, dalam hal ini usulan membentuk provinsi baru, yaitu Provinsi Kapuas Raya. “Rez status quo sekarang harus segera diganti karena terlihat selalu menghambat upaya pemekaran Provinsi Kapuas Raya yang sudah diharap-harapkan masyarakat pedalaman selama 10 tahun ini,” katanya. “Dampaknya dari tidak mekarnya Kapuas Raya, menyebabkan terhambatnya pembangunan di daerah pedalaman,”

Sementara, juga beredar berita di masyarakat bahwa sudah ada formulir tentang persetujuan ​ pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar. Menanggapi berita tersebut,  politisi Golkar ini mengungkapkan bahwa berita tersebut tidaklah salah. “Iya betul,” ujarnya. Menurut Maman,  Formulir tersebut adalah formulir model B.1-KWK Parpol dengan Nomor: R-663/GOLKAR/XII/2017 tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar.

Berdasarkan informasi, model B.1-KWK Parpol adalah formulir yang diperuntukkan bagi partai untuk menyatakan sikapnya terhadap bapaslon yang akan diusung dan didaftar ke KPU. Formulir tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham bertanggal 28 Desember 2017. Dalam formulir tersebut, Partai Golkar menyetujui mengusung Sutarmidji dan Ria Norsan sebagai pasangan calon untuk berlaga pada Pilgub Kalbar 2018.

Partai Golkar, PPP dan Partai Nasdem Provinsi Kalbar menegaskan untuk berkoalisi memenangkan Midji-Norsan, dan keputusan tersebut sudah bulat. Ketua tim koalisi partai gabungan, Syarif Abdullah Alkadrie menyatakan, akan menggelar deklarasi pasangan Midji-Norsan pada 8 Januari 2018, bertempat di Gedung PCC, Pontianak, Kalimantan Barat. Acara deklarasi kemudian akan dilanjutkan dengan pendaftaran ke KPU.

[ ### ]