Nusantara

Marak Tantangan Bangsa, Golkar Berpegang Pada Pancasila

SATUMANDAU – Banyaknya hambatan dan maraknya tantangan yang dihadapi Bangsa Indonesia, dan Partai Golkar sebagai salah satu elemen bangsa yang selalu setia berpegang kepada Pancasila berupaya menghadapi tantangan bangsa tersebut. Hal tersebut diutarakan oleh Mahyudin pada Senin (12/2/2018) dalam pidato sambutannya ketika menghadiri acara Seminar dan Launching Buku bertema “Meneguhkan Ideologi Pancasila Pancasila dalam Penguatan Kiprah Partai Golkar” yang diselenggarakan Fraksi Partai Golkar MPR RI. Acara tersebut digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta.

Wakil Ketua MPR RI hadir di acara tersebut bersama jajaran pimpinan Partai Golkar. Diantara mereka yang hadir yaitu Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Rambe Kamarul Zaman. Petinggi negara yang hadir yaitu Menteri Sosial RI Idrus Marham, Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI Rully Chairul Azwar, dan juga ratusan tamu undangan dan peserta seminar dari berbagai kampus di Jabodetabek dan masyarakat umum.

Mahyudin mengungkapkan bahwa acara tersebut digelar karena adanya keresahan dari Partai Golkar terhadap berbagai tantangan dan permasalahan yang terjadi di Indonesia. “Memang banyak sekali tantangan kebangsaan yang terjadi di negara kita, yang memang sejak Indonesia merdeka selalu ada saja yang mencoba mengganggu ideologi negara kita yakni Pancasila. Tapi, alhamdulillah saat ini muncul semangat dari berbagai elemen bangsa untuk kembali membumikan Pancasila di seluruh wilayah Indonesia,” demikian Mahyudin dalam sambutannya.

Menurutnya, banyak yang mengganggu ideologi negara, namun, tiap elemen bangsa bersama-sama bertekad menegakkan Pancasila di Indonesia. Mahyudin menggarisbawahi, bahwa seluruh elemen bangsa bersama-sama berupaya keras dan bersatu untuk menghadapi segala tantangan. Kemerdekaan yang sudah dengan susah payah diraih oleh para pejuang bangsa, hendaknya setelah berhasil mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, kemudian bersama-sama berupaya mewujudkan keadilan dan kemakmuran bersama, yaitu Indonesia Sejahtera. [ TL/// ]