Kabar Kalimantan

Mahyudin Pastikan Barisan Golkar Tetap Kokoh

 

Satumandau – Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengakui kasus yang menyeret Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mempengaruhi citra Golkar. Tapi, Mahyudin memastikan Golkar tetap memiliki barisan yang kokoh.

Partai Golkar berharap bahwa kader di daerah tetap menjaga soliditas partai. Mahyudin mengatakan akan ada langkah agar tidak ada perpecahan. Beliau mengatakan hal tersebut di Gedung DPR, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/11/2017).

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar menerangkan bahwa Golkar bukanlah partai yang bertumpu pada satu publik figur. Karena itu, beliau tidak terlalu khawatir dengan kasus KTP elektronik (KTP-el) yang kini tengah menggerogoti sang Ketua Umum, Setya Novanto.

Partai Golkar lebih bergantung kepada kader, karena Golkar adalah partainya orang banyak. Secara kebatinan semua kader sedih dan berharap cobaan terhadap partai ini semua cepat berlalu. Sejauh ini, Mahyudin masih yakin bahwa Setya Novanto tak bersalah atas kasus yang menderanya. Beliau juga meyakini bahwa Novanto akan kooperatif terkait kasus yang sedang dihadapinya sekarang.

Secara kebatinan, Partai Golkar sedang mengalami kesedihan mendalam. Namun, Partai Golkar juga menganut asas praduga tak bersalah. Partai menyerahkan kepada KPK yang sedang menjalankan tugasnya secara profesional. Nanti akan terlihat pihak mana yang bersalah di pengadilan.

Namun, Mahyudin menyebut tidak menutup kemungkinan bahwa Partai Golkar bakal menggelar rapat untuk membahas kasus Novanto. Namun, belum ada isu penunjukan pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar. Kalaupun ada, hal tersebut akan diserahkan kepada mekanisme partai.

Partai Golkar memiliki mekanisme baku, bahwa Ketua Umum hanya dapat diberhentikan dan diganti di ajang Munas. Mekanisme tersebut tidak bisa diberhentikan orang yang mau menunjuk. Untuk mekanisme Plt. Mekanisme tersebut ada di tangan Ketum, bukan urusan kader. [ ]