Nusantara

Kursi Wakil Ketua MPR Jatah Golkar Digoyang, Mahyudin: Ada UU MD3  

SATUMANDAU Berhembus berita bahwa kursi Wakil Ketua MPR RI jatah Golkar digoyang. Mahyudin, politisi Partai Golkar yang saat ini menduduki  posisi Wakil Ketua MPR memberikan tanggapannya. Mahyudin, yang juga menduduki posisi di partainya sebagai Wakil Dewan Pakar Partai Golkar santai menanggapi berita tersebut. Sebagaimana diketahui, beredar kabar posisi Wakil ketua MPR yang saat ini sedang dijabatnya akan digantikan oleh Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto.

Sebelumnya, Titiek Soeharto adalah salah satu calon Ketum Golkar bersama Airlangga Hartarto dan calon lainnya. Namun dalam perkembangannya, hanya Airlangga Hartarto saja yang melenggang dan menjadi Ketua Umum Partai Golkar yang baru. Setelah gagal menjadi Ketua Umum, Siti Hediati Hariyadi  atau lebih dikenal dengan Titiek Soeharto, yang juga mempunyai posisi sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, digadang-gadang akan menjadi Wakil Ketua MPR. Posisi tersebut menggantikan Mahyudin.

“Untuk bargain ketua MPR kan ada mekanisme MD3, jadi semuanya tidak dari keputusan politik di partai ini,” kata Mahyudin di arena Munaslub Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (19/12/2017). “Untuk mengganti saya kan ada UU MD3, ada tidak aturan MD3 yang mengatakan posisi saya bisa diganti partai politik,” tegasnya. “Ada enggak aturan dalam UU MD3 yang mengatakan posisi saya bisa diganti partai politik?” ucap Mahyudin.

Mahyudin tidak menyangkal adanya kabar tersebut. Bahkan dirinya menyebutkan bahwa usulan tersebut bisa saja muncul dalam forum Munaslub Golkar. Namun, Mahyudin mengingatkan kepada pengurus DPP Partai Golkar bahwa mekanisme yang ada di MPR berbeda dengan mekanisme internal partai. Terdapat aturan baku yang mengatur secara detail bagaimana posisi jabatan di MPR seperti tertulis dalam UU MD3. Dalam UU tersebut pergantian posisi wakil ketua MPR tidak bisa diputuskan sendiri oleh partai politik. Dalam UU MD3 tidak bisa partai politik mengusulkan pergantian kursi pimpinan MPR.

[ ### ]