Kabar Kalimantan

Komitmen Sahbirin Noor, Tokoh Golkar Kalsel Sejahterakan Petani

SATUMANDAU Sahbirin Noor atau juga Paman Birin, tokoh Partai Golkar Kalsel diakui sebagai tokoh pemimpin yang peduli kesejahteraan petani. Hal tersebut diungkapkan oleh Moeldoko pada Sabtu (10/2/2018) dalam acara HKTI di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebagaimana diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Kerukunan Tani Indonesia (DPN KTI), Jend (Purn) Dr Moeldoko, disaksikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, melantik Pengurus HKTI Kalsel 2017-2022 di Mahligai Pancasila. Dalam sambutannya, Jenderal purnawirawan ini memberikan penghargaan yang tinggi terhadap Shabirin Noor, terkait hal-hal yang sudah dilakukannya untuk memajukan kesejahteraan petani di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Komitmen dan semangat yang tinggi dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam memajukan pembangunan pertanian di wilayah pemerintahannya mendapat apresiasi Dewan Pimpinan Nasional Kerukunan Tani Indonesia (DPN KTI). Apresiasi tersebut diutarakan oleh Jend (Purn) Dr Moeldoko, Ketua DPN KTI, dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalsel 2017-2022, di Gedung Mahligai Pancasila, Sabtu (10/2/2018).

Dalam sambutannya, Moeldoko mengatakan bahwa kepala daerah memiliki peran penting dalam memajukan sektor pertanian. Sebab tanpa kebijakan berpihak untuk petani, maka tidak mungkin pembangunan sektor pertanian bisa berhasil sebagaimana diharapkan. “Gubernur Sahbirin Noor termasuk salah satu kepala daerah yang memiliki kepedulian tinggi untuk masyarakat petani. Ini terbukti dari kebijakan pertanian di daerah ini yang sinergis dengan pusat dan harapan HKTI. Dari kebijakan tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Ketua DPP HKTI Kalsel, M Rifqinizami Karsayuda, juga memberikan pendapat yang sama dengan Moeldoko. Karsayuda mengatakan bahwa Paman Birin, panggilan akrab Gubernur Kalsel adalah sosok kepala daerah peduli petani. Salah satu bentuk kepedulian tersebut, yaitu diprogramkannya pinjaman modal bagi petani melalui Bank Kalsel sebesar Rp220 miliar dengan bunga yang cukup rendah, yaitu 7 persen.

“Kita patut berbangga, karena gubernur kita, Paman kita, yaitu Paman Birin, memiliki komitmen untuk memajukan pertanian dan peduli terhadap petani Kalsel. Kepedulian dan komitmen tersebut terlihat dari program pinjaman modal bagi petani sebesar Rp 220 miliar. Kami HKTI Kalsel, siap mengawal penyaluran pinjaman ini, sehingga benar-benar tepat sasaran” tandas Rifqi yang langsung disambut tepuk tangan tamu undangan.

Komitmen kepedulian Paman Birin, yang merupakan tokoh Partai Golkar Kalsel, di sektor pertanian memang layak mendapatkan apresiasi. Selama kepemimpinannya di Kalsel, sejumlah keberhasilan di bidang pertanian berhasil diraih olehnya. Bahkan saat ini, Kalsel adalah salah satu daerah di Indonesia sebagai penyangga pangan nasional. Selain itu produksi tanaman pangan, khususnya gabah kering giling, terus mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Ir Fathurrahman, mengemukankan peningkatan pencapaian produksi pertanian di Kalsel. Produksi tanaman pangan dan hortikultura dalam 2 tahun terakhir (2017 dibanding 2015) tumbuh signifikan. Produksi padi meningkat 275.010 ton gabah kering giling/GKG (12,85%) dari 2.140.276 ton GKG (2015) menjadi 2.415.286 ton GKG (2017). “Produk pertanian lainnya yang terus mengalami peningkatan adalah produksi jagung, bawang merah, cabe merah/besar dan cabe rawit,” jelas Fathurrahman.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengakui, petani adalah salah satu komponen bangsa yang layak disebut pendekar. Pasalnya tanpa jasa dan kerja keras para petani, maka bangsa ini akan kekurangan sumber pangan, seperti padi dan sektor peternakan serta perkebunan.

Keberhasilan pertanian di Kalsel, menurut gubernur, bukanlah akhir dari perjuangan. Tetapi harus dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Untuk itu, politisi Golkar ini mengajak kepada HKTI Kalsel untuk bersama-sama terus bergerak memajukan pertanian di provinsi ini. “Selamat saya ucapkan kepada Pengurus HKTI Kalsel yang baru. Saya mengajak kepada HKTI Kalsel untuk bergerak bersama, yaitu bersama-sama gelorakan rakyat untuk memajukan pertanian di Kalsel,”  demikian jelas Paman Birin.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang turut hadir dalam pelantikan dan menyampaikan orasi kebangsaan, menantang HKTI Kalsel untuk menjadikan Kalsel sebagai daerah pengekspor hasil pertanian. “Saya menantang HKTI Kalsel untuk bisa mengeskpore hasil pertaniannya. Jika tidak bisa, maka lepas baju HKTI,” tantang Menteri Pertanian Amran Sulaiman kepada seluruh peserta. [ TL// ]