Kabar Kalimantan

Ketua Dewan Pakar Golkar Yakin Rita Hadir Pada Pendaftaran Cagub Kaltim

SATUMANDAUAgung Laksono sebagai Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar yakin Rita Widyasari tetap dapat hadir pada pendaftaran Cagub Kaltim Januari 2018 nanti.

Dalam penegasannya, Agung Laksono mengatakan bahwa semuanya belum ada yang berubah. Dalam hal ini, Rita masih menjadi Cagub Kaltim yang diusung Partai Golkar. Agung Laksono yakin bahwa ketua DPD Golkar Kaltim itu mampu bebas dari tahanan pada pertengahan bulan Desember nanti.

Namun, hal ini berlaku bila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak memperpanjang penahanan. Dengan demikian, Rita dapat keluar dari rutan KPK dan bisa mendaftar sebagai cagub. Seperti diketahui, Rita ditahan sejak 6 Oktober. Sejak saat itu telah dilakukan penahanan selama 20 hari. Setelah itu, KPK memperpanjang lagi selama 40 hari, dan akan berakhir bulan depan.

Agung Laksono masih meyakini bahwa kondisi tersebut bukan masalah bagi Rita. Menurutnya, Rita masih tetap bisa maju  di ajang pilgub Kaltim. Dalam hal ini Partai Golkar juga masih pada ketetapan awal. Ketetapan itu yaitu mengusung Rita sebagai cagub.

Dalam kesempatan terpisah, Golkar Kaltim telah menggelar rapat pleno diperluas pada Senin (27/11). Hasil dari rapat tersebut, Rita masih tetap sebagai cagub dari Partai Golkar.

Rapat pleno diperluas tersebut turut dihadiri DPD Golkar kabupaten/kota. Tidak satu pun rekomendasi yang menginginkan penggantian posisi bupati Kutai Kartanegara nonaktif tersebut, baik sebagai ketua Partai Golkar maupun cagub.

Makmur HAPK menerangkan bahwa tidak ada rekomendasi mengenai penggantian Rita. Ketua Harian DPD Golkar Kaltim ini mengatakan bahwa hal tersebut telah lama diputuskan. Tepatnya, dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Golkar Kaltim di Berau bulan Februari 2017. Hasil rapimda pada Februari itu telah dilaporkan ke DPP kemudian disahkan oleh ketua umum.

Mengenai pencabutan status cagub pada diri Rita Widyasari yang kini ditahan oleh KPK itu hanya dapat dilakukan oleh ketua definitif pula. Sedangkan sekarang posisi ketua umum Golkar saa ini ditempati pelaksana tugas (Plt) ketua yang diemban Idrus Marham.

Dalam jabatannya, pejabat Plt ketua tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang bersifat strategis bagi partai. Hal serupa juga terjadi pada DPD Golkar Kaltim. Jika mengenai keputusan internal yang sifatnya rumah tangga partai, hal tersebut dapat diputuskan oleh Makmur.

Jadi, DPD Golkar Kaltim pada saat ini tidak dapat melakukan apa-apa. Selama DPP masih dipimpin oleh pejabat plt ketua umum. Tidak ada perubahan calon. Saat ini, GOlkar Kaltim harus disampaikan terlebih dahulu dengan Rita. Makmur yakin bahwa Rita akan mendengar aspirasi yang berkembang.

 

Sekretaris DPD Golkar Kaltim Abdul Kadir menjelaskan, keputusan Rita adalah kebijakan Golkar Kaltim. Kemudian akan disampaikan ke DPP. Mengingat ketersediaan waktu yang kian menipis, maka memang harus segera bergerak.

[ ### ]