Kabar Kalimantan

Kembangkan Ekonomi Masyarakat Kaltim, Pahlevi Pangerang Tawarkan ‘Koperasi Millenial’ Bagi Anak Muda

SATUMANDAU – Sosok pria satu ini memang beda. Selain ramah dan terkesan smart, dia punya hobi yang beda. Bukan olah raga ataupun bermusik, melainkan hobi berorganisasi. Dialah Pahlevi Pangerang, politisi muda Partai Golkar asal Balikpapan yang kini berkiprah di Jakarta.

Saat berdiskusi dengan wartawan di Swiss-bell Hotel Balikpapan, Rabu (25/7), Pahlevi menceritakan kiprahnya di organisasi, mulai organisasi kemahasiswaan hingga organisasi profesi pengusaha, seperti Hipmi dan Kadin, serta organisasi politik di Partai Golkar. Saat ini, pria lulusan Universitas Trisakti ini menduduki jabatan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar.

“Hidup ini proses, dan saya suka menjalani proses ini, baik di organisasi maupun profesi apapun. Kalau ditanya hobi, ya berorganisasi inilah hobi saya. Melalui organisasi, saya bisa punya kawan dan jaringan,” kata Pahlevi.

Lewat karir di organisasi, Pahlevi Pangerang terpanggil untuk maju dalam kontestasi Pemilu Legislatif 2019. Meski dia menyadari, banyak tokoh-tokoh di Kaltim yang ikut menjadi caleg DPR RI, mantan Sekjend DPP KNPI ini tetap santai menjalani proses menuju Senayan.

“Saya sih santai saja. Saya justru mengajak teman-teman caleg DPR RI dari Golkar untuk bersama melakukan sosialisasi. Kita ini bukan lawan, tapi sama-sama berkompetisi,” ujarnya.

Hal penting yang akan dilakukan saat dirinya menjadi wakil rakyat Kaltim di DPR RI adalah berusaha memperjuangkan kesejahtaraan masyarakat, baik melalui pembinaan ekonomi mikro dan UMKM maupun memanfaatkan jaringan di level nasional. Menurut Pahlevi, Kaltim kaya akan sumber daya alam, namun saya masyarakat belum bisa menikmatinya.

“Saya bangga kalau di luar daerah, karena mereka menilai Kaltim itu daerah yang kaya. Sebagai putera daerah tentu ini menjadi pemicu saya untuk memperjuangkan hak masyarakat Kaltim,” katanya.

Pengembangan ekonomi masyarakat yang akan menjadi prioritas Pahlevi adalah koperasi dan pembinaan UMKM. Bermodalkan pengalaman sebagai pengurus koperasi, pengusaha muda ini akan menghidupkan kembali koperasi di Kaltim.

Dikemukakan, koperasi di era dulu terkesan hanya sebagai organisasi sosial, bukan usaha untuk menyejahterakan anggotanya. Namun, bagi Pahlevi, koperasi era millenial justru sebaliknya, bisa menjadi bidang usaha yang menguntungkan bagi semua anggota dan masyarakat. Perlu ada gerakan koperasi dengan sasaran anak-anak muda.

“Banyak hal yang ingin saya sumbangsihkan untuk masyarakat Kaltim. Dengan duduk di DPR RI tentu saya bisa bicara banyak. Tentu saya tidak kerja sendiri, tapi tetap harus menjalin kerjasama dengan anggota DPR lainnya. Demi Kaltim, saya siap melakukan apapun,” tandasnya.

sumber berita