Jalan-Jalan Yuk!

Kaum Milenial dan Wisata Anti-Mainstream di Jepang

SATUMANDAU – Bagi kaum milenial, traveling bisa menstimulus mereka mendapatkan ide-ide segar yang mampu meningkatkan kinerja dan kreativitas. Tidak heran jika mereka rata-rata melakukan traveling empat kali dalam setahun. Bukan hanya menyasar kawasan timur Indonesia, kaum milenial ini juga menyasar beberapa destinasi luar negeri sebagai tujuan liburan mereka, seperti Singapura dan Jepang.

“Memang 60 persen menyasar dalam negeri, 40 persen menyasar destinasi luar negeri seperti Singapura dan Jepang. Singapura banyak diincar terutama bagi first timer yang melakukan traveling ke luar negeri. Mereka pilih Singapura juga karena culture-nya tidak jauh berbeda dengan Indonesia,” kata Vice President Dwidayatour, Hendriyapto kepada awak media di Emporium Pluit Mall Jakarta Utara, Jumat 13 April 2018.

Dia pun memberikan beberapa rekomendasi pilihan anti-mainstream bagi milenial yang ingin mengunjungi Jepang. Mengingat, karakter milenial yang mengincar destinasi yang anti-mainstream, dia pun merekomendasikan Restoran Robot Shinjuku di Tokyo. “Kita akan dilayani oleh robot di sini. Selain itu, kita juga akan dihibur dengan berbagai hiburan menarik. Ini produk lokal yang belum banyak diketahui oleh orang Indonesia,” kata dia.

 

Selain itu, ada Maid Cafe adalah kafe yang menghadirkan sensasi pelayan dan pelanggan bermain peran, di mana pelanggan seolah-olah pulang ke rumah mewahnya dan dilayani oleh pelayan. “Kita nanti dilayani layaknya bos besar ketika berada di sini,” ujar Hendriyapto.

 

Dia juga merekomendasikan untuk merasakan menjadi rakyat Jepang dengan menggunakan pakaian kimono di Osaka Castle. Tidak hanya Jepang, dia juga memberikan rekomendasi liburan anti-mainstream di Singapura. Misalnya menikmati sarapan bersama dengan orangutan di Singapura Zoo.

“Bisa juga mencoba Singapore Cable Car, di sini wisatawan bisa dine in sambil menikmati keindahan kota Singapura,” ucapnya.