Kabar Kalimantan

Jangan Lupakan Barisan Pendukung Setnov di Golkar

SATUMANDAU Jangan lupakan barisan pendukung Setya Novanto di Partai Golkar. Ketua Umum Setya Novanto saat ini sedang menghadapi gelombang desakan munaslub dari berbagai daerah untuk menurunkannya. Desakan ini muncul setelah sosok ini ditahan KPK akibat dugaan kasus korupsi.

Terlihat dari luar, seolah-olah Setya Novanto tidak berdaya akibat desakan tersebut. Namun sesungguhnya, masih banyak kader partai yang setia kepada sosok Ketua Umum Partai Golkar ini. Mahyudin mengatakan bahwa sampai saat ini pendukung Setya Novanto di internal Partai Golkar masih banyak.

Sosok yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar ini mengungkapkan hal tersebut.  Hal ini muncul ke permukaan terkait adanya desakan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar. Tujuan munaslub ini untuk melengserkan Setya Novanto dari kursi ketua umum.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa Setya Novanto sudah ikhlas dengan desakan mundur kepada dirinya. Mahyudin menambahkan, bahwa selain sudah ikhlas dan legowo, Setya Novanto juga siap mengikuti dan mempimpin munaslub agar dapat mundur secara terhormat. Hal yang sama juga dikemukakan oleh Fredrich Yunadi, Pengacara Setya Novanto.

Menurut Mahyudin, sejumlah pihak memang mendesak agar Munaslub Golkar segera dilakukan.  Namun, menurut Mahyudin, Partai Golkar tidak ingin terburu-buru. Menurut kabar yang beredar, munaslub rencananya akan digelar antara akhir Desember atau Januari awal. Mahyudin menambahkan bahwa Partai Golkar harus menghormati posisi Novanto sebagai Ketum. Yaitu dengan memberi kesempatan bagi Setya Novanto untuk dapat menuntut keadilan bagi dirinya melalui praperadilan.

Sebagaimana diketahui, Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik oleh KPK pada 10 November 2017. Saat ini Setya Novanto ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK. Sehari sebelumnya Setya Novanto sempat menghilang ketika akan dijemput paksa KPK pada Rabu, 15 November 2017. Namun, sehari kemudian mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

[ ### ]