Nusantara

Ikhwanul Muballighin Dukung Jokowi-Airlangga, Himbau Ulama Jangan Tergoda Jabatan

SATUMANDAU – Puluhan kiai dan ulama yang tergabung dalam organisasi Ikhwanul Muballighin tak mendukung tokoh ulama dalam Pilpres 2019, melainkan mendeklarasikan dukungannya ke pasangan Joko Widodo – Airlangga Hartarto.

Ketua Umum Ikhwanul Muballighin, Mujib Khudlori mengatakan ulama tak pantas untuk tergoda mencari jabatan, sebab tugas ulama paling utama adalah membina umat.

“Jangan kita memberikan jabatan juga pada orang yang ambisius. Banyak yang ingin menjadi cawapres. Mungkin kiai juga ada, tapi tidak pas lah. Kiai ngajar santri, bikin pesantren jadi imam masjid, pembina ummat jangan tergoda dengan hal yang sifatnya bukan urusannya,” katanya di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Mujib mengungkapkan alasan Ikhwanul Muballighin mendukung Airlangga untuk mendampingi Jokowi, sebab, Ketua Umum Golkar itu sudah berpengalaman dalam dunia politik dan pemerintahan

“Jika sesuatu diberikan kepada yang bukan ahlinya tunggu saat kehancuran. Ustadz ya ustadz, Pedagang ya pedagang, politisi ya politisi, masing-masing punya, jangan tumpang tindih,” jelasnya.

Di sisi lain, kata dia, dalam negara demokrasi, salah satu pertimbangan untuk menentukan pilihan yakni dari sisi jumlah. Dalam Pileg 2014 lalu, Golkar merupakan partai dengan jumlah pemilih mayoritas kedua setelah PDI-Perjuangan.

“Kita kan negara demokrasi, bukan demokrasi liberal dan demokrasi itu kan melihat kuantitas, partai terbesar setelah PDIP itu adalah Golkar. Jadi wajar (Airlangga) menjadi wapres itu cocok sekali, pengalaman berorganisasi, berdemokrasi. Jadi tepat sekali kalau Pak Airlangga Hartarto menjadi cawapres bapak Jokowi di Pilpres 2019,” kata Ketum Ikhwanul Muballighin ini. ( #JokowiAirlangga2019 )

sumber berita