Politik

Hetifah, Legislator DPR Golkar Dorong Percepatan Program Sertifikasi Tanah

 

Satumandau – Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) adalah salahsatu program yang terus mendapatkan perhatian khusus dari Hetifah Sjaifudian. Beliau adalah legislato DPR RI dari dapil Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Beliau tanpa kenal lelah terus mendorong program tersebut untuk berjalan. Pengawalan terhadap berjalannya program ini sangat penting agar dapat berjalan dengan baik, sehingga seluruh bidang tanah di Indonesia, termasuk Kaltim, sudah tersertifikasi pada tahun 2025.

Pada tahun 2018, Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pencapaian target program PTSL naik menjadi 120 ribu sertifikat. Target tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2017 yang mentargetkan sebanyak 82.000 sertifikat.  Pada tahun 2025 nanti, harapannya seluruh bidang tanah telah tersertifikasi dengan baik, termasuk di Kaltim. Demikian keterangan Hetifah tentang target yang ingin dicapai dari program ini ketika dihubungi pada Selasa (7/11).

Target secara nasional jumlah PTSL pada tahun 2017 adalah sebanyak lima juta sertifikat. Sedangkan pada 2018 ada penambahan target sebanyak dua juta sertifikat, sehingga total pada tahun tersebut menjadi sebanyak tujuh juta lembar sertifikat.

Hetifah yang duduk di Komisi II DPR RI lebih lanjut juga menegaskan bahwa program PTSL merupakan program percepatan penyediaan sertifikat tanah. Semua pihak harus ikut mensukseskan dan mendaftar kepemilikan tanahnya. Lebih lanjut, beliau juga menyebutkan perihal yang tak kalah penting. Hal tersebut terkait dengan koordinasi tim lapangan. Tim ini harus kuat saat melakukan pengukuran dan kegiatan lain yang terkait, agar nantinya tidak ada lagi konflik masalah tanah di masa depan.

Saat melakukan kunjungan ke kantor Bupati Penajam Paser Utara bersama Staf Ahli Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bahrunsyah, Kepala Kantor Pertanahan PPU Edison, dan Perwakilan Kantor Wilayah BPN Kaltim Edy Mutawar pada Selasa, (7/11), Hetifah juga tidak lupa menginformasikan target-target pencapaian tersebut. Beliau juga menuturkan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapatkan target sebnyak 10.500 sertifikat tanah. Tingginya target ini dinilai merupakan target yang tidak kecil, sehingga perlu kerja sama yang baik dengan semua pihak untuk dapat mencapai target tersebut.

Saat melakukan kunjungan di Penajam, rombongan fraksi diterima oleh Sekretaris Daerah Tohar. Sekda  menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program PTSL, target, dan jumlah sasaran penerima, serta harapan cukup baik untuk program tersebut.

Kepala Kantor Pertanahan PPPU Paser Utara Edison dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa di antara tujuan PTSL adalah meningkatkan ekonomi masyarakat. Program penyuluhan dan pengukuran masih terus dilakukan, meskipun sumber daya manusia, sarana dan prasarana minim. Jumlah staf kantornya yang saat ini berjumlah 12 orang tidak menjadikan hambatan. Edison dan tim tetap melakukan penyuluhan, pendataan dan pengukuran untuk kesuksesan program PTSL ini.