Kabar Kalimantan

Heri Mustamin Harap Pelantikan Wali Kota Pontianak Terpilih Segera Dilaksanakan Akhir Tahun

SATUMANDAU – Pasca di tetapkan oleh DPRD Kota Pontianak sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Terpilih, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan, selanjutnya masih menunggu kepastian pelantikan yang akan di jadwalkan oleh Kemendagri.

Wali Kota Pontianak Terpilih, Edi Kamtono mengungkapkan, meskipun penetapan yang dilakukan oleh DPRD Pontianak merupakan aturan dari Permendagri, hanya saja dirinya belum mengetahui persis pelantikan akan di laksanakan. Namun, berdasarkan informasi yang di peroleh, jika pelantikan bakal di lakukan beberapa gelombang.

“Pelantikan kita lihat dulu, karena ada tahapan September, Desember, Maret atau Juni. Jabatan saya berakhir 23 Desember nanti, kita lihat apakah pelantikannya di Desember atau mundur di Maret 2019,” ungkap Walikota Terpilih Edi Rusdi Kamtono, Kamis (02/08/2018).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Heri Mustamin menuturkan digelarnya sidang penetapan ini agar proses pelantikan tak berlarut-larut hingga tahun depan. Di tegaskan, pihaknya berencana bersama pemerintah daerah untuk membuat kajian yang akan diusulkan di Kementerian Dalam Negeri dengan tujuan agar proses pelantikan bisa dilakukan pada Desember 2018.

“Kita akan coba konsultasikan Kemendagri, supaya tidak ada lebih banyk Pj. Karena di tanggal 17 nanti ada pj, kalau di lantik bulan Maret maka ada dua kali Pj,” tuturnya.

Politisi Golkar ini menjelaskan paripurna penetapan paslon terpilih sudah menjadi ketetapan dari Kemendagri dan setelah dilakukan penetapan wali di DPRD maka berkasnya langsung disampaikan pada Kemendagri agar ditindak lanjuti.

Diharapkannya pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih sebagai dapat dilangsungkan akhir tahun ini dan karena masa jabatan yang saat ini adalah akan berakhir per 23 Desember. Heri Mustamin menerangkan, dirinya berpandangan jika pelantikan dilakukan pada tahun depan (2019) maka di khawatirkan akan mengganggu realisasi anggaran 2019.

sumber berita