Politik

Hadapi Pileg 2019, Golkar Banjar Siap Pertahankan 13 Kursi DPRD

DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar mendaftar ke KPU Kabupaten Banjar, Senin (16/7). (banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili)

 

SATUMANDAU – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, siap mempertahankan 13 kursi yang telah diraih di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

“Kami siap mempertahankan 13 kursi di DPRD dengan seluruh potensi bakal calon anggota legislatif yang diajukan di pemilu legislatif 2019,” ujar Ketua DPD Golkar Banjar Rusli di Martapura, Selasa (25/7/2018).

Ia mengatakan, mempertahankan 13 kursi di DPRD yang diperoleh dari hasil pemilu legislatif 2014 tentu tidak mudah karena partai peserta pemilu lainnya juga berusaha keras meraih suara.

Disisi lain, munculnya partai politik baru juga akan memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih sehingga harus disiapkan strategi yang baik agar bisa mempertahankan 13 kursi itu.

“Meski pun partai lain berusaha keras meraih simpati masyarakat termasuk partai baru, tetapi kami optimistis Partai Golkar tetap meraih dukungan suara dari masyarakat,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya menempatkan bakal caleg yang potensial untuk meraih dukungan masyarakat di setiap daerah pemilihan dengan jumlah sebanyak 45 orang sesuai jumlah kursi di DPRD.

“Bakal caleg yang kami ajukan dan masih diproses KPU merupakan calon potensial. Mereka memiliki pendukung di dapil masing-masing sehingga kami optimistis dapat dukungan,” ucapnya.

Disebutkan, komposisi bakal caleg juga memenuhi syarat 30 persen untuk keterwakilan perempuan sehingga hal itu diharapkan mendorong perolehan suara partai berlambang pohon Beringin itu.

“Keterwakilan perempuan mencapai 30 persen dan kami yakin mereka bisa meraih suara yang signifikan terutama dari kalangan perempuan,” ujar Ketua DPRD Banjar itu.

Dikatakan, pihaknya sudah menerima hasil verifikasi berkas bakal caleg yang diserahkan KPU dan siap melengkapi kekurangan syarat sesuai batas waktu tanggal 31 Juli 2018.

“Kami akan melengkapi persyaratan yang belum lengkap dan meminta setiap bakal caleg melengkapi syarat-syarat yang masih kurang sehingga tidak ada masalah lagi,” katanya.