Nusantara

Golkar Rangkul Generasi Millenials Sebagai Kader Muda Calon Pemimpin Bangsa

SATUMANDAU – Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) menggelar Acara Diskusi Bidang Ideologi Politik dan Demokrasi. Acara ini diselenggarakan pada Jumat, 11 Mei 2018 di DPP Partai Golkar yang mengangkat tema Millennials “The Next Leader”, dengan pembicara DR. Mulyadi, M.SI. (Dosen Pascasarjana Ilmu Politik UI), Danis Saputra,S.IP, M.IP. (Direktur Eksekutif Indodata) dan Yusuf  Baginda, SH. M.IP (Founder Golden Institute) dan dihadiri oleh seluruh kader Partai Golkar dan PP AMPG.

Kekuatan pemuda merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan secara seksama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih ketika berbicara tentang Republik Indonesia, dimana Negara ini dibangun dari keringat, darah dan air mata pemuda-pemudanya. Kaum muda Republik Indonesia atau dalam bahasa moderennya Generasi Millennials Indonesia merupakan pemuda-pemuda yang lahir antara tahun 1980-1999 atau yang sekarang berumur 19-38 tahun adalah kekuatan yang luar biasa untuk membangun roda kehidupan berbangsa dan bernegara. Bukan suatu hal yang dilebih-lebihkan, mari dicermati dari data statistik pada tahun 2017 terdapat 80 juta jiwa generasi mi­lenial Indonesia dari total penduduk Republik Indonesia sebesar 261,8 juta jiwa, suatu modal yang tidak dapat disia-siakan begitu saja.

Kekuatan generasi millennial ini harus diarahkan dan dibentuk agar tercipta pemimpin-pemimpin baru Indonesia. Partai Golkar selaku partai politik terbesar di Indonesia melalui Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar, yang dipimpin oleh Ketua Umum Ilham Permana dan didampingi oleh Sekretaris Jendral Eka Sastra, serta Bendahara Umum Ranny Fahd sangat memperhatikan kekuatan generasi millenials sebagai salah satu ciri khas yang harus didukung untuk menciptakan kader-kader Partai Golkar yang bersifat dinamis, cerdas, militan dan loyal.

Menangkap sinyal dari pucuk pimpinan PP AMPG, Wakil Ketua Umum PP- AMPG Syafaat Perdana secara cepat merespon hal tersebut. Waketum Syafaat Perdana ketika memimpin Rapat Koordinasi Bidang Polhukam PP-AMPG memberikan arahan secara jelas dan lugas untuk mengedepankan generasi millenials. “Program-program dalam Bidang Polhukam harus menargetkan generasi millenials sebagai sasarannya, baik dalam rangka pembinaan kader-kader PP-AMPG maupun dalam rangka merangkul simpatisan Partai Golkar, sehingga Bidang Polhukam harus menjadi garda terdepan dalam pemenangan Pemilu Legislatif, Pemilu Kepala Daerah dan Pemilu Presiden”, ujarnya.

Sebagai amanat dan tugas organisasi sebagaimana hasil dari Rapat Koordinasi Bidang Polhukam untuk menargetkan generasi millenials sebagai sasaran pembinaan, maka Bidang Ideologi Politik dan Demokrasi PP-AMPG akan menjalankan program kerja yang senada dan seirama. Menurut Ketua Bidang Ideologi Politik dan Demokrasi, Mitra Wijaya Putra, “Setelah reformasi dan terbukanya kontestansi demokrasi, muncul generasi millennial sebagai pemimpin daerah. Generasi millennials sebagai kepala daerah menunjukkan bahwa secara kapasitas, mereka tidak kalah dengan generasi sebelumnya karena mampu memenuhi espektasi publik dalam mengemban amanah, dengan adanya fenomena ini merupakan peluang bagi organisasi AMPG untuk terus membina kader dalam rangka melahirkan pemimpin baru, selain itu kedepannya dapat terwujud harapan bahwa AMPG sebagai rumah kaum millenials, oleh karena itu kami akan menyelenggarakan Acara Diskusi Bidang Ideologi Politik dan Demokrasi dengan pembahasan yang menarik bagi generasi millenials”.

 

press release PP AMPG