Kabar Kalimantan

Golkar Kotim Dorong Pemerataan Kesehatan Warga Pedalaman

SatumandauPemerataan kesehatan adalah hal penting. Politisi Golkar Kota Kotim (Kotawaringin Timur) terus dorong pemerataan kesehatan warga pedalaman.

Fokus kritik politisi Partai Golkar ini pada masalah kesehatan. Politisi ini mendorong percepatan pemerataan layanan kesehatan bagi warga di pedalaman kabupaten tersebut. Menurut politisi tersebut, salah satu caranya adalah dengan memindahkan tenaga medis dari daerah perkotaan menuju ke daerah pedalaman.

Pemerataan pelayanan kesehatan adalah salah satu hal yang mendapatkan perhatian dari sang politisi tersebut. Warga di daerah pelosok dan pedalaman sudah terlalu lama menanti. Mereka sudah menunggu selama puluhan tahun, menunggu pemenuhan janji pemerintah daerah untuk pemerataan pelayanan di sector kesehatan. Sudah saatnya pemerintah daerah memenuhi janji tersebut.

kesehatan

Dalam rapat pembahasan RAPBD 2018 pada Kamis (23/11/2017) dengan dinas kesehatan, dan juga RSUD dr Murjani Sampit, Sarjono memberikan pendapatnya. Beliau mengatakan bahwa sesungguhnya masyarakat di pedalaman tidak perlu meminta pemerataan kesehatan agar ada perawat dan bidan yang ditempatkan di desa dan pustu. Hal tersebut seharusnya sudah otomatis. Pemerataan kesehatan harus disediakan oleh Pemkab Kotim sebagai pelayan kebutuhan masyarakat. Menurut Sarjono pemenuhan akan hak masyarakat terhadap tenaga kesehatan dan pemerataan pelayanan kesehatan adalah suatu keharusan yang sudah lama dijanjikan.  Sayangnya sampai saat ini, hal-hal tersebut belum terealisasi oleh pemerintah daerah.

Hal ini harus dilakukan karena kebutuhan di pedalaman untuk tenaga medis dan kesehatan sangat diperlukan. Salah satu caranya adalah memindahkan tenaga medis yang menumpuk di perkotaan ke pedalaman.  Politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa tidak alasan tidak mau atau tidak suka,karena pemerataan pelayanan kesehatan adalah kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk memenuhi hal tersebut.

Namun, berdasarkan anggaran sektor kesehatan yang dicanangkan di RABPD Kotim 2018, maka untuk memenuhi kebutuhan pemerataan pelayanan kesehatan masih sulit. Jadi saat ini, masih kecil kemungkinan pemerintah daerah bisa mengangkat tenaga honorer kesehatan secara merata untuk dapat bertugas di daerah pedalaman.

Semua pihak harus menyadari bahwa di pedalaman saat ini menjerit dan butuh perhatian berbagai sektor salah satunya pemerataan pelayanan sektor kesehatan. Sementara, yang terjadi saat ini di lapangan adalah bahwa tenaga kontrak yang diangkat setiap tahunnya selalu pindah tugas. Penyebabnya, karena tidak jarang  ada oknum pejabat yang bermain sehingga pegawai kesehatan itu bisa leluasa berpindah. Seharusnya hal tersebut tidak terjadi. [###]