Politik

Golkar Kaltim Adakan Rapat Pembahasan Tentukan Paslon Pilgub

SATUMANDAU Pengurus DPD I Partai Golkar Kaltim adakan rapat pembahasan untuk tentukan pasangan calon pilgub. Rapat menyertakan DPD I dan DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota, serta melibatkan organisasi yang didirikan seperti AMPG. Rapat ini akan menentukan pasangan calon yang diusung maju di pemilihan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur periode 2018-2023.

Rapat berlangsung Selasa (2/1/2017) untuk membahas pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kaltim yang diusung Partai Golkar. Rapat bertempat di Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta.  “Rapat di Jakarta di hotel Santika, yang mudah diakses ke DPP. Kami masih menunggu peserta rapat dari DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota se Kaltim dan ormas yang didirikan,” demikian kata Sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir. Hasil rapat tersebut akan disampaikan ke DPP Partai Golkar. DPP akan membahas usulan pasangan calon tersebut.

Kemudian, jika pasangan tersebut mendapatkan persetujuan DPP Partai Golkar maka selanjutnya akan menerbitkan surat rekomendasi untuk pasangan calon tersebut (formulir Formulir Model B 1 KWK Parpol), dan selambat-lambatnya akan diserahkan tanggal 5 Januari 2018.

Hal yang sama pun ditegaskan oleh Andi Sofyan Hasdam, Pelaksana Tugas DPD I Partai Golkar Kaltim. Menurutnya, hasil rapat yang berlangsung tanggal 2 Januari dengan DPD II Golkar Kab/Kota Se Kaltim ‎sudah harus ada usulan pasangan calon.  “Pokoknya tanggal 2 (Januari 2018) kita tetapkan. Tidak adanya lagi waktu untuk diulur-ulur. Karena tanggal 5 sudah keluar rekomendasi. Jadi kita panggil orang-orangnya (kandidatnya),” ucap Sofyan, usai membuka Rapimda AMPG Kaltim, di Hotel Selyca Samarinda, Jumat (29/12/2017) lalu.

Dalam penentuan pasangan calon, DPP Partai Golkar akan merujuk pada hasil survei elektabilitas figur atau kandidat. Untuk diketahui, berdasarkan hasil lembaga-lembaga survei, hanya satu figur Rusmadi Wongso yang berpeluang diusung Partai Golkar. Sebelumnya, kandidat yang disurvei ada Sembilan nama bakal calon wakil gubernur yang mendaftar. Sembilan nama tersebut dari sebelumnya 13 nama yang resmi mendaftar. Dan kemungkinan ada beberapa kandidat diluar yang tidak mendaftar.

Berdasarkan hasil survei, elektabilitas dan popularitas di lima lembaga survei, nama Rusmadi Wongso yang menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim masuk urutan tiga besar. Selain munculnya nama Rusmadi, ada juga nama Yusran. Menurut informasi, sampai saat ini DPD II Partai Golkar Kaltim, solid dan mengusulkan dua nama bakal cagub Golkar Kaltim. Dua nama tersebut yakni Andi Sofyan Hasdam dan Makmur HAPK. [ ### ]