Kabar Kalimantan

Golkar Gunung Mas Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

SATUMANDAU Politisi Golkar Gunung Mas, Herbert Y Asin mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, mengingat cuaca ekstrem yang masih mengintai untuk selama beberapa waktu ke depan. Politisi ini khususnya mengingatkan masyarakat yang masih menggunakan transportasi air seperti perahu mesin atau kelotok, agar selalu bersikap waspada. Pasalnya, hujan deras dengan disertai angin kencang masih besar kemungkinan terjadi di daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ini. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Herbert Y Asin mengatakan hal ini perlu diwaspadai mengingat sebagian warga masih menggunakan sarana transportasi ini. ”Sampai sekarang transportasi air seperti kelotok masih digunakan oleh sebagian masyarakat kita, terutama masyarakat di daerah hulu. Mereka harus berhati-hati, karena cuaca ekstrem masih saja terjadi,” demikian ucap Herbert. 

Pada Minggu (11/2/2018) dua hari lalu, Herbert menjelaskan kebiasaan yang dilakukan warganya. Biasanya di musim hujan seperti ini, masyarakat dari Kelurahan Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) dan sekitarnya masih menggunakan kelotok untuk menuju Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa, dan Kelurahan Tumbang Marikoi, Kecamatan Damang Batu. 

Menurut legislator Golkar Gumas ini, warganya menggunakan akses jalur transportasi sungai karena jalan darat sangat rusak kondisinya pada musim hujan. ”Penggunaan transportasi air di daerah hulu sering digunakan oleh masyarakat disaat musim hujan, mengingat akses jalan darat sulit untuk dilewati. Hal tersebut menyebabkan masyarakat harus menggunakan transportasi air untuk mengangkut barang maupun orang,” demikian menurut penjelasan Herbert.

Lebih lanjut, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengatakan dengan cuaca ekstrem yang terjadi di daerah ini, menyebabkan daerah aliran sungai (DAS) menjadi tinggi dan arusnya pun deras. Hal-hal demikian harus benar-benar di waspadai oleh masyarakat pengguna kelotok. ”Ketika arus deras, masyarakat pengguna kelotok harus hati-hati. Periksa kondisi kelotok, mesin, dan lainnya. Jangan sampai pada saat perjalanan dengan melawan arus yang deras, tiba-tiba mesinnya mati sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti karam dan lainnya,” demkian Herbert mengingatkan.

Kewaspadaan di saat-saat seperti ini memang sangat dibutuhkan, terutama bagi pengguna sarana transportasi air. Mengingat cuaca ekstrem dan mudah sekali berubah. Menghadapi hal tersebut, penting kiranya untuk selalu mendapatkan berita-berita terkini terkait kondisi cuaca di wilayah sekitar lingkungan kita. Dengan demikian, dapat mengantisipasinya dengan baik. [ // ]