Kabar Kalimantan

Golkar Doakan Ketum Menang Praperadilan Lagi, Kata Mahyudin

 

Satumandau – Mahyudin sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar menebarkan optimism bahwa gugatan praperadilan sang Ketua Umum partainya, yaitu Setya Novanto akan kembali mendulang sukses. Golkar optimis bahwa gugatan Senov akan  kembali dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mahyudin mengatakan bahwa Partai Golkar turut mendoakan agar Ketua Umum Setya Novanto kembali memenangkan gugatan di praperadilan. Dengan kemenangan twrsebut, Setya Novanto akan keluar dari tahanan KPK. Partai Golkar tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap ketua umum.

Dalam acara diskusi Pengelolaan Wilayah Perbatasan di Tanjungpinang, Jumat (17/11/2017) malam, mantan Ketua DPD Golkar Kalimantan Timur ini membeberkan bahwa status Ketua Umum DPP Golkar saat ini sebagai tersangka dan tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi memang membuat internal Partai Golkar bergejolak.

Menurut beliau, sejumlah kader partai mulai mendorong wacana musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih pengganti Setya Novanto. Menanggapi hal tersebut, Mahyudin mengingatkan, bahwa munaslub hanya dapat dilaksanakan bila memperoleh dukungan sebanyak dua pertiga dari para ketua dewan pimpinan daerah (DPD) tingkat provinsi se-Indonesia.

Padahal, klaim Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini bahwa saat ini kondisi Partai Golkar tetap solid dan seluruh ketua DPD masih memperlihatkan kebersamaannya, kompak meminta Setya Novanto agar tetap bertahan.

Untuk sementara waktu, cita-cita kader Partai Golkar yang menghendaki munaslub harus berhitung tentang waktu. Bila misalnya Setya Novanto menang untuk kali kedua di praperadilan, maka kehendak menggelar munaslub menjadi tidak relevan.

Sebagai pengingat, bahwa sebelumnya sejak Jumat (17/11/2017), Setya Novanto yang tengah dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo berstatus sebagai tahanan KPK. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua Umum Partai Golkar ini ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik.

Untuk saat ini, Mahyudin menyebutkan kondisi Novanto membuat kursi orang nomor satu Golkar tidak aktif.Dengan demikian, Setnovto harus menunjuk seorang pelaksana tugas (plt) agar kegiatan kesehari-harian Partai Golkar bisa berjalan. Pada Selasa (21/11/2017) DPP mengadakan rapat pleno untuk membahas hal-hal terkini. Namun, masih belum ada kejelasan akan menuju kemana arahnya. [ ]