Politik

Golkar Banjarbaru Usung Kader Muda Hadapi Pileg 2019

SATUMANDAU – Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Banjarbaru di Pemilu 2019 telah mengusung pasukan muda untuk bertarung di pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

Ketua DPD Partai Golongan Karya H.AR.Iwansyah mengatakan telah mendaftarkan 30 Bacaleg untuk memenuhi 100 persen kuota Banjarbaru.

Dari 30 Bacaleg itu, H.Iwan, sapaan H. AR. Iwansyah mengatakan bacaleg muda 30 persen yang usianya 25 – 35 tahun, juga keterwakilan perempuan juga 30 persen.

Diantara Kader muda partai Beringin ini, salah satunya adalah Taufik Rahman, SH mengaku memahami apa yang harus dilakukan dalam persiapan menghadapi kontestasi tahun depan.

Namun, lebih dari itu dia sudah menerapkan strategi baru dan kerja-kerja sosial yang sudah dirintis lebih dari setahun yang lalu. Di daerah pemilihannya, yaitu Dapil 2 Kecamatan Cempaka, kata pengusaha muda ini yang merintis usahanya dari nol yakni pernah menjadi Sales mobil .

Taufik yang percayakan menduduki Jabatan Biro Pemuda dan Olah Raga DPD Golkar Provinsi Kalimantan Selatan. Dirinya sebelumnya sempat jadi sales mobil banyak menghadapi konsumen dengan mencoba memahami kemauan konsumen.

Pengalaman sebagai Sales itulah Taufik meyakini bahwa pendekatan yang biasa terjun langsung berhadapan dengan masyarakat, dijadikan modal dalam mendapatkan simpati bagi masyarakat.

Dan meyakini juga strateginya tepat, meski hasilnya tidak dapat dipastikan karena politik bukan matematika.

“Tidak ada ilmu pastinya, untuk kita yang terjun di politik ini, bahwa satu tambah satu akan sama dengan dua.

Jadi, misalnya kita berteori, karena sering turun ke konstituen, kita rajin mendatangi mereka, maka kita akan mendapatkan simpati Itu tidak ada teorinya,” kata Taufik yang gemar memacu motor trail-nya bergabung di club BFTC (big family trail club).

“Karena itu, yang pertama sikap saya adalah nothing to lose. Cuma, harapan saya, ketika saya ada dan menjadi bagian langsung dari masyarakat,” kata Taufik menambahkan.

Dengan usia 29 tahun, dan  menempuh pendidikan pasca sarjana semester III S-2 Hukum di Sekolah Tinggi Sultan Adam Banjarmasin ini aktif di kegiatan kampus  aktivis di Liga Mahasiswa, ucap suami Hj.Novie Aulia,AmK dengan dua orang anak  M.Alif Fadillah dan M. AL fatih.

Taufik memutuskan menjadi legislator karena ingin membuktikan bahwa pemuda juga mampu mengelola pemerintahan. menurutnya pemuda mempunyai nilai plus yakni semangat dan idealisme.

“Dengan idealisme dan semangat tinggi itu pemuda bisa mengubah bangsa,” ujarnya berapi-api.

sumber berita