Kabar Kalimantan

Fraksi Partai Golkar Hulu Sungai Tengah Soroti Pelaksanaan Perda Pariwisata

SATUMANDAU Fraksi Partai Golkar soroti pelaksanaan Perda kepariwisataan perlu. Dalam pandangan mereka, pelaksanaan Perda kepariwisataan perlu dimaksimalkan. Hal ini mengingat banyaknya potensi pariwisata yang belum digali secara optimal. Padahal, pendapatan dari sektor pariwisata ini dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan, dalam pembahasan tiga Raperda yang disampaikan pihak eksekilutif oleh sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Kamis (8/2/2018). Sebenarnya banyak potensi pariwisata di kabupaten tersebut yang belum digali secara optimal. Padahla, bila dikelola secara serius, sektor ini bisa menggenjot pendapatan asli daerah kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya Muliadi. Fraksi Partai Golkar yang menyoroti banyaknya tempat wisata religi di HST yang belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah. Salah satu contoh obyek wisata religi yaitu masjid Karamat di Palajau dan masjid di Desa Jatuh Kecamatan Pandawan selain itu makam-makam wali lainnya yang juga dapat dijadikan objek wisata religi.

Fraksi Partai Golkar juga menyinggung perihal dasar hukum dan sinkronisasi dengan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional dan Rencana Induk Kepariwisataan Daerah Provinsi Kalsel yang belum memberikan kejelasan. { TL/@ }