Kabar Kalimantan

Duh! Partisipasi Politik Di Kaltim Tidak Penuhi Target Nasional

SATUMANDAU – Rendahnya partisipasi pemilih saat penyelenggaraan pemungutan suara pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 menjadi perhatian Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Badan Pengawas Pemilu  (Bawaslu) setempat.

Berbicara seusai acara Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kaltim 2018 yang  dilakukan oleh KPU Kaltim bersama Bawaslu Kaltim dan seluruh saksi dari pasangan calon (paslon) yang berlangsung di Hotel Senyiur Samarinda, Ketua KPU Kaltim mengatakan partisipasi politik di Kaltim belum memenuhi target Nasional, namun ada peningkatan. Dimana tahun ini partisipasi politik Kaltim sekitar 59,4 persen sedangkan jika berkaca dari tahun 2013 lalu hanya sebesar 55 persen.

“Partisipasi poltiknya memang kita akui belum mencapai target nasional, tapi kita sudah mengalami peningkatan sebanyak 59, 4 persen dibandingkan Pilgub 2013 yang hanya sekitar 55 persen” kata Taufik.

Sementara untuk jumlah suara sah ada sekitar 1.333.090 suara, sedangkan suara tidak sah sebanyak 50.110 suara.

Diketahui, dari hasil rekapitulasi itu, perolehan suara terbanyak ditempati oleh paslon nomor urut 3 Isran Noor – Hadi Mulyadi dengan memperoleh 417.711 suara, disusul posisi kedua paslon nomor urut 4 Rusmadi – Safaruddin dengan perolehan sebanyak 324. 226 suara, kemudian posisi ke tiga di tempati paslon nomor urut 2 Syaharie Jaang – Awang Ferdian Hidayat dengan perolehan 302. 987 suara dan di posisi ke 4  Andi Sofyan Hasdam – Rizal Efendi dengan perolehan 288.166 suara.

sumber berita