Kabar Kalimantan

DPRD Balikpapan Setujui Perda Penanggulangan Bencana dan Ketenagakerjaan

Rapat paripurna penyetujuan dua Rancangan Perda Penanggulangan Bencana dan Ketenagakerjaan menjadi Perda di gedung DPRD Balikpapan, Jl Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (6/8/2018) siang. (Tribun Kaltim/Budi Susilo)

 

SATUMANDAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota Balikpapan selenggarakan rapat paripurna mengenai penyetujuan dua Rancangan Perda Penanggulangan Bencana dan Ketenagakerjaan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pelaksanaan dilangsungkan di aula kantor DPRD Balikpapan, Jl Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (6/8/2018) siang.

Acara berlangsung sekitar pukul 13.20 Wita yang dihadiri langsung Walikota Balikpapan, Rizal Effendi. Sidang dipimpin Ketua DPRD Balikpapan, Abdullah dan seluruh anggota dewan hadir.

Saat memberikan sambutan, Abdullah menyatakan, Rancangan raperda yang sudah disepakati antara DPRD dan Pemkot Balikpapan akan diedarkan ke Gubernur Kalimantan Timur.

“Diajukan ke gubernur mendapat nomor registrasi. Terhitung 3 hari setelah adanya kesepakatan

Diselenggarakannya rapat paripurna ini membahas raperda mengenai penanggulangan Ketenagakerjaan memberi manfaat bagi pemerintah daerah.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, menjelaskan, melalui perda nanti pemerintah daerah bisa bekerja maksimal dalam penanganan bencana pada saat terjadinya bencana yang sejalan dengan tujuan dari penanggulangan bencana.

“Adanya Perda akan melengkapi peraturan yang sudah ada dimulai dari pas bencana, tanggap darurat dan pasca bencana,” ujarnya dalam sambutan.

Selain itu, Perda bakal jadi payung hukum bagi lembaga internasional yang berhak bekerja sesuai dengan norma hukum internasional dalam penanggulangan bencana dan menjadi mitra bagi masyarakat dalam penanggulangan bencana.

“Komitmen pemerintah dalam menanggulangi bencana daerah secara nasional bisa dapat jadi momentum dalam bertindak pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana,” tegasnya.

Mengenai pandangan aturan ketenagakerjaan, semoga membawa dampak positif bagi dunia Ketenagakerjaan di Balikpapan yang nyaman dihuni menuju Madinatul iman

Keberadaan perda nanti bakal menjadi pegangan pemerintah dalam menjamin tenaga kerja yang profesional, mendukung tenaga kerja di daerah, mendukung optimalisasi tenaga kerja.

“Pemberdayaan tenaga kerja daerah untuk memperluas lapangan pekerjaan dan perlindungan tenaga kerja di daerah,” ujar Rizal.

Menanggapi pidato Walikota, seluruh amggota dewan menanggapi secara positif menyatakan setuju dari Ranperda menjadi Perda. “Bagaimana setuju atau tidak,” ujar Abdullah. Dan kontan direspon para anggota dewan, setuju.

sumber berita