Politik

Dorong Peningkatan Perekonomian, Legislator Golkar Kotim Minta Kontribusi BUMD  

SATUMANDAU Agar dapat terus dorong peningkatan perekonomian di masyarakat, legislator Partai Golkar Kotim minta kontribusi BUMD. Rudianur meminta pemkab agar dapat mengarahkan keberadaan perusahaan daerah agar dapat berkontribusi peningkatan perekonomian masyarakat. “Perusda bisa saja bergerak dalam pengolahan buah kelapa sawit, pengolahan rotan, karet dan sebagainya yang berkontribusi bagi warga di daerah ini,” katanya di Sampit, pada Senin (15/1/2018).

Sosok yang duduk di Komisi II DPRD Kotim ini mengatakan banyak perkebunan masyarakat baik karet, rotan dan kelapa sawit dapat ditampung oleh perusahaan milik pemerintah daerah atau BUMD. Lebih lanjut, Rudianur juga mengatakan hendaknya perusahaan-perusahaan tersebut juga tidak hanya bergerak pada sektor perkebunan saja, namun juga sektor lainnya.

Rudianur menyayangkan kurangnya inovasi pemerintah daerah dalam mengembangkan perusahaan daerah yang berada dalam pengawasannya. “Sayangnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah berinovasi mengembangkan Perusda. Padahal Perusda ini akan memberikan angin segar kepada para petani,” ucap Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ini.

Menurut Rudianur, dengan keberadaan Perusahaan daerah akan membentuk persaingan pasar, membuat harga semakin bervarisasi, dan pada akhirnya para petani lokal akan diuntungkan. Dengan keadaan tersebut, perusahaan daerah juga akan ikut berkembang dan tidak merugi. “Terobosan seperti inilah yang harusnya dilakukan pemerintah daerah agar petani bisa lebih sejahtera,”demikian tandas Rudianur.

Lebih lanjut menurut legislator Partai Golkar ini, yang sekarang terjadi adalah, para petani karet dan rotan selama ini hanya bergantung kepada salah satu pabrik pengolahan saja di Kotawaringin Timur. Hal tersebut menimbulkan monopoli harga. Dengan demikian tidak ada persaingan harga dan petani terpaksa menjual karena tidak ada pilihan lagi.

Politisi Golkar Kotim ini menyadari fenomena booming perkebunan masyarakat, terutama di sektor komoditas kelapa sawit.  Menghadapi hal tersebut, menurut Rudianur, pemerintah daerah juga harus merencanakan agar Perusahaan daerah memang benar-benar mampu mendongkrak ekonomi masyarakat, terutama para petani lokal. “Sektor perkebunan seperti karet, rotan dan kelapa sawit berpeluang besar untuk di kembangkan jadi sangat sayang jika tidak di manfaatkan untuk kesejahteraan petani,” demikian kata Rudianur. [@@]