Kilas Global

Ditahan, 3 Tuduhan Kejahatan Serius Menanti Najib Razak

SATUMANDAU – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak telah dikenai tiga tuduhan kriminal sehubungan dengan skandal yayasan dana negara IMDB.

Najib yang menghabiskan malam dalam tahanan, tiba sekitar pukul 8:20 pagi hari Rabu (4/7/2018) di Gedung Pengadilan di ibukota Kuala Lumpur, mengenakan jas biru tua dan dasi merah.

Sebelumnya dalam pesan yang sudah direkam yang diposting di Twitter setelah penahanannya, Najib mengatakan tidak semua tuduhan terhadap dirinya dan keluarganya benar.

“Biarlah penyelidikan dilakukan. Saya selama ini belum memiliki kesempatan untuk membela diri.” kata Najib.

Dia menambahkan bahwa selama ini sudah banyak rumor dan berita palsu yang disebarkan mengenai dirinya ketika masih menjadi Perdana Menteri Malaysia.

“Saya sudah melakukan yang terbaik, namun saya menyadari itu mungkin tidak cukup. Saya mengakui saya memiliki banyak kelemahan.. sebagai seorang manusia biasa. Saya tidak sempurna, namun percayalah bahwa tuduhan terhadap saya dan keluarga tidak seluruhnya benar.” katanya lagi.

Penahanan Najib berkenaan dengan SRC International yang sebelumnya bernama unit IMDB.

Juru bicara Najib sebelumnya mengatakan bahwa tuduhan berkenaan dengan SRC dan penyelidikan IMDB terhadap mantan perdana menteri itu terjadi karena “motivasi politik” dan Najib akan membela diri dan membersihkan namanya di pengadilan.

Najib sudah lama diselidiki berkenaan dengan hilangnya miliaran dolar dana dari IMDB, namun dia berkali-kali membantah melakukan kesalahan dengan mengatakan dia tidak mengetahui bagaimana dana itu bisa masuk ke rekening pribadinya.

Namun dalam penggerebekan di rumahnya, pihak berwenang menemukan uang dan barang-barang senilai $AUD 370 juta

Diperlukan waktu tiga hari dan enam mesin penghitung dan 22 petugas dari Bank Sentral Malaysia guna menghitung semua uang tunai yang jumlahnya mencapai $AUD 39,2 juta.

Miliaran dolar perhiasan, tas, jam dan barang-barang lain juga disita.

sumber berita