Kabar Kalimantan

Cabup PPU Tunggu Rekomendasi Golkar

SATUMANDAU Bakal Cabup Penajam Paser Utara masih tunggu surat rekomendasi dari Golkar. Waktu yang sudah semakin mendesak membuat masing-masing pihak yang berkepentingan semakin bergerak cepat berjibaku dengan waktu.

Masing-masing sosok bakal calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU) masih belum tenang. Ada yang tunggu rekomendasi, ada yang berjibaku memburu surat rekomendasi dari dewan pimpinan pusat (DPP) masing-masing partai. Para bakal calon tersebut hanya memiliki waktu tiga pekan lagi.

Sebagaimana diketahui, dalam kurun waktu tersebut syarat pendaftaran pasangan calon (paslon) sudah harus aman berada di tangan. Menurut jadwal dari KPU, tanggal pendaftaran paslon bupati dan wakil bupat akan dimulai pada 8-10 Januari 2018.

Berdasarkan catatan, dua partai politik sudah mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada pasangan calon, yaitu Partai Demokrat dan PAN. Partai Demokrat memberikan pilihan kepada Abdul Gafur Mas’ud-Hamdam. Sementara PAN memberikan dukungan kepada Dayang Donna Faroek-Sudirman. Sementara

Untuk para cabup yang lain, nasibnya tidak semulus pasangan yang diusung oleh PAN dan Partai Demokrat. Ketua Golkar PPU Andi Harahap dan Ketua Gerindra PPU yang juga Wakil Bupati PPU Mustaqim Mz masih menunggu keputusan partai mereka di tingkat DPP.

Andi Harahap mengakui bahwa sejauh ini ada beberapa kandidat yang berusaha menjadi pasangannya, sebagai bakal calon wakil bupati di Pilbup PPU. Beberapa nama yang muncul diantaranya yaitu Anggota DPRD Paser Fadly Imawan dan Ketua DPRD PPU Nanang Ali. Nama-nama tersebut yang terkuat. walaupun sebenarnya banyak yang ingin merapat dan mau menjadi wakil. Andi Harahap masih tunggu kebijakan dari pusat. Sosok mana yang akan ditetapkan.

Walaupun Andi Harahap adalah calon tunggal dari Partai Golkar, namun Andi masih belum mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar. Diperkirakan rekomendasi untuk pasangan cabup dan cawabup akan turun akhir bulan Desember. Sebagaimana diketahui, Partai Golkar memiliki lima kursi di parlemen dan telah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon tanpa ada mitra koalisi dari partai lain.

Selain fokus mengurus rekomendasi DPP Golkar, Andi Harahap juga tengah gencar melakukan sosialisasi terkait pencalonannya di seluruh kecamatan, termasuk memperkenalkan calon wakil bupati yang ikut penjaringan melalui Partai Golkar.  [ ### ]