Nusantara

Bagi Golkar, Penting Jaga Ingatan Kesadaran Berbangsa

SATUMANDAU Sosialisasi Empat Pilar Bangsa. Bagi Golkar, hal ini penting untuk jaga ingatan tentang kesadaran berbangsa.

Terutama bagi kalangan muda, kesadaran berbangsa ini harus terus diangkat dan diingatkan. Salahsatunya adalah melalui gerakan sosialisasi Empat Pilar Bangsa. Mahyudin menegaskan hal tersebut. Menurut Wakil Ketua MPR RI ini,  sosialisasi Empat Pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah upaya untuk menyegarkan kembali ingatan dan jaga kesadaran sebagai bangsa.

Sosok Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa ingatan dan kesadaran berbangsa ini penting dipelihara demi keberlangsungan negara ini. Hal ini penting untuk menghindari perpecahan. Karena menurutnya ancaman terbesar yang dihadapi Bangsa Indonesia adalah perpecahan.

Perpecahan ini dapat menjadi kenyataan ketika kesadaran sebagai sebuah bangsa yang terdiri atas berbagai suku, budaya, agama dengan cita-cita bernegara yang telah digariskan bersama mulai hilang. Jika hal ini terjadi, maka perpecahan bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Sebagai contoh nyata, ada dua negara besar di Eropa, yaitu Uni Soviet dan Yugoslavia, yang sekarang sudah tidak ada di peta dunia. Kedua negara tersebut adalah contoh nyata pecahnya suatu negara menjadi beberapa negara kecil. Pada masa lalu, kedua negara tersebut adalah negara besar, dan tidak ada yang menduga bahwa Uni Soviet dan Yugoslavia akan runtuh.

Pada masa kini juga isu perpecahan masih relevan. Perpecahan juga melanda sejumlah negara di Timur Tengah. Suriah dilanda perang saudara yang terus berkecamuk berkepanjangan. Sementara di Irak, dan Afganistan, seringkali dilanda kerusuhan dan kekerasan akibat perpecahan yang sudah semakin kentara disana.

Berkaca pada hal ini, Mahyudin mengingatkan ketika kesatuan sebagai sebuah bangsa runtuh maka bukan tidak mungkin Indonesia kembali dijajah oleh bangsa lain. Mungkin di beberapa daerah hal ini belum terlalu dirasakan, namun di kota-kota besar kehidupan individualistik sudah nyata. Kehidupan serba individualistis ini membawa ketidakpedulian sedemikian rupa, termasuk ketidakpedulian berbangsa.

Pihak-pihak asing juga terus berusaha menanamkan pengaruhnya di Indonesia. Paham-paham yang tak sesuai dengan ideologi negara seperti komunisme juga berusaha memecah belah masyarakat. Disamping itu penghargaan atas kebinnekaan semakin berkurang.

Menghadapi masalah krusial ini, MPR turun ke masyarakat, mengingatkan kembali prinsip-prinsip bernegara, membangun kembali semangat persaudaraan dan persatuan. Golkar turut mendukung upaya-upaya tersebut. Bagi Partai Golkar, sosialisasi Empat Pilar sangat penting untuk jaga kesadaran berbangsa. [ ### ]