Kilas Global

1.175 Ton Beras Indonesia Berhasil Masuk Gaza

SATUMANDAU – Sudah 1.175 ton beras yang dikirim Indonesia berhasil masuk ke Gaza melalui Kapal Kemanusiaan Palestina yang berangkat pada Februari 2018. Kiriman tersebut disalurkan melalui truk-truk pengangkut kecuali hari Jumat dan Sabtu yang merupakan hari libur di sana.

Disebutkan ada 2.000 ton beras yang akan disalurkan. Dari jumlah tersebut sudah 1.175 ton yang telah diterima masyarakat di Gaza sebagai bantuan dari masyarakat Indonesia. Di tiap karung beras tersebut ditandai dengan simbol bendera Merah Putih sebagai identitas.

Perjalanan pengangkutan bantuan yang dimulai sejak 21 Februari 2018 disebut harus melalui sejumlah tahap termasuk di antaranya bongkar muat di pelabuhan Ashdod milik Israel.

Sementara itu, Direktur Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap (ACT), Bambang Triyono memaparkan, Ashdod merupakan satu-satunya pelabuhan gerbang masuk untuk membawa bantuan ke Gaza. Kemudian bantuan dimasukkan melalui gerbang Kerem Shalom. “Konvoi masuk ke Gaza hanya tertunda di Jumat dan Sabtu karena hari itu adalah hari libur di Gaza,” ujar Bambang.

Setiap truk yang masuk ke Gaza, baik truk standar maupun gandeng diperkirakan mengangkut 20 ton hingga 25 ton beras setiap harinya. Hingga saat ini ada sekitar 800 ton beras yang belum bisa masuk ke Gaza dan disimpan sementara di gudang yang sudah disediakan.

“Alhamdulillah setiap harinya truk beras dari rakyat Indonesia tiba. Kami rakyat Palestina sangat berterima kasih pada bangsa Indonesia. Semoga Allah membalasnya dan semoga hal ini bisa terus berlanjut. Terima kasih banyak Indonesia,” kata Aisha yang merupakan perwakilan mitra ACT menyambut konvoi truk di Kerem Shalom, perbatasan Gaza.

 

sumber berita